A H Thony: Dorong Pemkot Surabaya Serius Atasi Pengangguran

A H Thony: Dorong Pemkot Surabaya Serius Atasi Pengangguran
AH Thony Wakil Ketua DPRD kota Surabaya

“Jika sedikit dimasukkan dalam sub ordinasi yang sudah ada, jika besar jumlah dibuatkan klaster sehingga bisa menjadi siklus ekonomi baru. Jangan mengatasi pengangguran itu hanya sebagai jargon lalu sekedar, tetapi ada langkah konkrit dan detil,” tegasnya.

Thony mengatakan, Sistem informasi harus dibuat di era smart city, sehingga pada saat ada pengangguran sudah bisa terdeteksi, Namanya siapa dan keahliannya apa, sekaligus bisa diketahui dimana peluang kerjanya.

“Ini bisa dibuat oleh programer, modul kegiatan soal kebutuhan pokok mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, bahkan dari lahir hingga kematian datang, itu dihitung, karena ada jutaan kebutuhan yang bisa diketahui sekaligus porsinya,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, dengan menghitung kebutuhan sabun di pagi hari saat bangun tidur. Jika jumlahnya besar, maka bisa dikembangkan, siapa yang mendatangkan bahan dan siapa yang memproses pembuatannya, kemudian packing Dan cara pendistribusianya.

“Untuk memenuhi kebutuhan satu jenis barang bisa dikerjakan oleh berapa orang dan hasilnya berapa. Jika ternyata hasilnya melebihi UMR maka bisa dipecah untuk pengangguran yang lain. Dengan demikian, kita tidak hanya disuguhi program yang hanya grambyangan saja, tetapi berdasarkan data yang kuat dan akurat,” pungkasnya. (*)