Minggu, 19 Mei 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSidoarjoRangsang Siswa Terus Belajar Merdeka, Imam Jawahir Dapat Penghargaan Dinas Pendidikan Jatim

    Rangsang Siswa Terus Belajar Merdeka, Imam Jawahir Dapat Penghargaan Dinas Pendidikan Jatim

    SIDOARJO (Wartatransparansi.com) — Kepedulian Dinas Pendidikan Provinsi Jatim memberikan penghargaan Karya Inovasi Terbanyak dan Terbaik kepada Kepala SMA/SMK Negeri se-Jatim, memotivasi Kepala sekolah terus berinovasi dan berkarya.

    Salah satu Kasek (Kepala Sekolah) yang mendapatkan piagam Penghargaan telah melaksanakan lebih dari Satu Karya Inovasi Berkualitas selama Tahun 2022, adalah Dr. Imam Jawahir SPd, MM.

    Saat ditemui di sela kegiatan, Abah Imam, sapaan akrabnya selain bersyukur mendapatkan apresiasi juga memberikan motivasi tersendiri baginya untuk berjariyah ilmu sehingga terus bermanfaat.

    “Sebetulnya tidak ada target, selain memberikan rangsangan bagi dunia pendidikan, terutama siswa agar tidak putus belajar, berkarya, berinovasi dan berkelanjutan. Ini penting, bahwa Ilman Nafiah, memberikan multi suplemen terutama era dan pasca Covid-19,” ungkap Abah Imam, Kamis (15/6/2023).

    Mengenai penghargaan atas karya inovasi yang telah
    diberikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT saat peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Lahirnya Pancasila, pada 13 Juni 2023, yaitu karya ilmiah: Inovasi Sekolah Darling Orkestra dan Vokasi SMA Antisipasi Pengangguran.

    “Intinya, seorang pendidik khususnya kepala sekolah harus mampu berinovasi dan terus menerus mencari terobosan di era digital dan siber, supaya memberikan solusi terbaik. Kalau dari data, 52,7 % lulusan SMA SMK dan MA tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, maka siswa harus diberikan materi Vokasi, program tambahan sebagai bekal profesional personal, seperti program double track yang sudah diterapkan di Jatim dan Kaltim,” ulasnya.

    Lanjut Abah Imam juga Ketua Harian KONI Sidoarjo ini, untuk artikel Inovasi Sekolah Darling Orkestra punya maksud digitalisasi Audio Video Radio Link and Match olahraga, kesenian dan ketrampilan.

    “Siswa yang sudah gandrung dengan gadget diarahkan untuk menguasai learning management sistem (LMS). Giat belajar merdeka tentu membawa siswa tanpa terbebani memahami audio video, radio, link, dan kemampuan olahraga, kesenian dan ketrampilan guna membawa siswa mandiri dan berdikari,” pungkasnya.

    Seperti diketahui, untuk penghargaan di SMAN dan SMKN di Sidoarjo, diantaranya diberikan kepada Dra. Mariya Ernawati, MM SMKN 2 Buduran, Dr. Ristiwi Peni, M.Pd SMAN 3 Sidoarjo, Dra. Nina Dwi Suryani, M.Pd SMAN 1 Porong, Drs. Suswanto, MM SMAN 1 Krembung, Dr. Imam Jawahir, S.Pd, MM SMAN 4 Sidoarjo dan Dhanu Lukmantoro, S.Kom, ST, MM SMKN 1 Sidoarjo. (*)

    Reporter : Makin Rahmat

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan