KAMBODIA (Wartatransparansi.com) – Pemain Thailand yang terlibat saling pukul dengan pemain Indonesia pada Laga final sepakbola SEA Games di Olympic Stadium Kambodia, yang akhirnya sama sama dikenakan kartu merah pada Selasa malam, meminta maaf. Beberapa pemain Thailand mendatangi hotel Timnas U-22 Indonesia.
“Mereka tadi pagi datang ke hotel meminta maaf. Sportifitas antarpemain ini harus didukung dan terus menerus dikampanyekan, apalagi dunia olahraga kan filosofinya menjunjung sportifitas,” kata Ahmad Riyadh UB PhD. Permintaan maaf itu kami terima melalui Waketum PSSI Ratu Tisha pada Rabu pagi tadi.
Sebagai sesama negara yang bersahabat, kata Riyadh, beberapa anggota Exco PSSI juga memberikan apresiasi diantaranya MuhammaYazid Sungkar dan Khairul Anwar. Mereka saling bersahabat . Jiwa sportivitasnya sangat bagus.
“Seluruh atlet patut mencontoh sikap rendah hati dari pemain sepakbola Thailand dengan meminta maaf jika salah di lapangan dan sudah diberi sanksi, tetapi di luar lapangan tetap meminta maaf dan menjalin persahabatan,” tandasnya.
Di dunia olahraga apalagi sepakbola pasti dalam kurun tertentu atau pada event tertentu pemain bertemu lagi di lapangan hijau, atau satu negara dalam acara tertentu.
“Karena itu, menjalin persahabatan pemain dan pengurus, juga senantiasa merawat persahabatan itu merupakan modal menjaga sportifitas dunia olahraga dan sepakbola khususnya,” kata Riyadh .(Laporan Djoko Tetuko dari Sea Games Kambodia)





