Sabtu, 15 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    EkbisPemerintah Fokus Penurunan Angka Kemiskinan dan Lapangan Kerja

    Pemerintah Fokus Penurunan Angka Kemiskinan dan Lapangan Kerja

    JAKARTA (Wartatransparansi.com) – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartaro menegaskan menghadapi tahun 2023 Pemerintah akan berfokus pada penciptaan lapangan kerja, penurunan tingkat kemiskinan, serta peningkatan kualitas SDM.

    Adapun sejumlah bauran kebijakan yang telah disiapkan Pemerintah mulai dari hilirisasi industri, penerapan digitalisasi, hingga reformasi sistem perizinan melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Ini dikemukakan saat menjadi keynote speech secara virtual dalam Konferensi Ilmiah Akuntansi X Tahun 2023, Kamis (9/03).

    Seiring dengan bonus demografi yang diproyeksikan pada tahun 2030, upaya peningkatan kualitas SDM juga dilakukan Pemerintah dengan memberikan fasilitas pembiayaan melalui KUR dengan suku bunga sebesar 6% guna mendorong jiwa kewirausahaan.

    Pemerintah turut melakukan penguatan ekosistem start-ups guna mendorong penciptaan lapangan kerja melalui berbagai program seperti Program 100 Startup Digital dan startup4industry.id. uangkap Menko Airlangga.

    Baca juga :  Menko Airlangga Ungkap Strategi Kebijakan 4K Sektor Pangan

    Selain itu, untuk mendukung keberlanjutan pengembangan riset dan inovasi, Pemerintah juga menerapkan skema Program Pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM).

    Program tersebut diberikan kepada institusi atau lembaga riset untuk melaksanakan kegiatan pencarian kebaharuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan berfokus pada berbagai bidang mulai dari pangan, kesehatan, energi, serta dimungkinkan pendanaan bidang lainnya seperti ekonomi.

    Dikatakan, ditengah pemulihan perekonomian Indonesia pasca Pandemi Covid-19, capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang impresif pada tahun 2022 sebesar 5,31%.

    Sejumlah indikator utama pertumbuhan ekonomi juga terus menunjukkan prospek yang positif seperti Indeks Keyakinan Konsumen pada level 123 per Januari 2023, Purchasing Manager’s Index sebesar 51,2 per Februari 2023, hingga Indeks Penjualan Riil yang tumbuh sebesar 1,7% (yoy) per Januari 2023.

    Baca juga :  Kadin Surabaya: Implementasi Sertifikasi Halal Belum Maksimal

    Bahkan di tengah risiko perlambatan global, pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapkan tetap di tahun 2023 di kisaran 5,3% dan di KEM PPKF kemarin untuk tahun 2024 kisarannya di 5,3 – 5,7% dengan inflasi ditargetkan ke rentang sasaran 3+1%,” ujar Menko Airlangga. (din/min)

    Reporter : Syarifuddin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan