Jumat, 14 Juni 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPKB Surabaya Usulkan Nama Jalan Sebagai Kado 100 Tahun NU

    PKB Surabaya Usulkan Nama Jalan Sebagai Kado 100 Tahun NU

    SURABAYA (Warta Transparansi.com) – Nahdlatul Ulama pada 7 Febtuati 2023 genap berusia 100 tahun. Sebagai kado atas segala perjuangan untuk negara, Fraksi PKB DPRD Surabaya telah berjuang memberi nama jalan dengan nama tokoh NU. Sekaligus sebagai penghargaan kepada tokoh NU di Surabaya yang berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

    Anggota Fraksi PKB DPRD Surabaya, Camelia Habiba mengatakan, pihaknya telah memperjuangkan usulan pergantian nama jalan. Ada dua tokoh perjuangan NU yang layak diharumkan berupa nama jalan di Surabaya.

    “Jalan Bubutan (Surabaya) diubah menjadi Jalan KH Ridwan Abdullah, di mana Beliau adalah Pengarang Lambang NU yang rumahnya ada di Bubutan dan Kantor PCNU Surabaya adalah tempat sejarah Kantor PBNU Pertama,” ujar Habiba, Kamis (12/1/2023).

    Menurut Habiba nama jalan Sultan Iskandar Muda tidak menyentuh kepahlawanan di Surabaya. Sedangkan nama Hasan Gipo menjadi alternatif pengganti nama jalan.

    “Jalan Iskandar Muda diubah menjadi Jalan Hasan Gipo. Pahlawan Iskandar Muda tidak ada history dengan Surabaya. (Sedangkan) Hasan Gipo adalah Ketua NU pertama, yang tidak jauh dari sana ada situs sejarah Langgar Gipo, (yang) menjadi cagar budaya dan sejarahnya ada keterkaitan dengan KH Mas Mansyur,” ungkap Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.

    Habiba mengatakan, kiranya pantas jika di Surabaya mempunyai nama jalan tokoh NU. Karena peran tokoh tersebut ikut serta dalam perjuangan melawan penjajah, dibuktikan dengan kantor PBNU pertama di Surabaya. Sedangkan perubahan dua nama jalan itu harus ada dua fraksi yang menjadi inisiasi.

    Baca juga :  Monumen Tugu Pahlawan Arsip Sejarah dalam Memori Kolektif Bangsa 2024

    “Usulan nama jalan ini menjadi kado satu abad NU, karena Surabaya adalah kota lahirnya Nahdlatul Ulama. Fraksi PKB akan mencari dukungan di Yos Sudarso (kantor DPRD) karena minimal dua fraksi bisa mengusulkan Raperda Inisiatif DPRD,” pungkasnya.(Dji)
    [14/1 11.21] SUMARDJI PSSI: Puncaki Hasil Survei di Surabaya, PDI P Jangan Lengah

    SURABAYA(Warta Transparansi.com) – PDI Perjuangan semakin kukuh bertahan di posisi puncak elektabilitas partai di Kota Surabaya dalam survei terbaru yang dirilis Surabaya Survey Center (SSC). Level 46,7 persen untuk Elektabilitas alias tingkat keterpilihan partai berlambang banteng moncong putih itu. Hingga mencapai nilai tertinggi di Surabaya.

    Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono berterima kasih atas dukungan rakyat yang semakin membesar untuk PDI Perjuangan yang telah memasuki usia 50 tahun . Dan hasil survei akan dijadikan pelecut agar seluruh komponen partai bekerja semakin keras dan menyatu dalam denyut kehidupan rakyat.

    “Hasil survei mencerminkan gelombang besar dukungan rakyat untuk PDI Perjuangan. Tentu ini bukan hadiah, melainkan hasil kerja keras para kader PDI Perjuangan dalam membersamai rakyat, sesuai dengan arahan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Jadi kalau kita menjalankan arahan Ibu Megawati, pasti hasilnya bagus dan terukur,” ujar Adi kepada media, Jumat (13/1/2022).

    Baca juga :  1 Rumah 1 Sarjana, Pengamat: Keseriusan Pemkot Surabaya Bantu Peningkatan Kualitas SDM

    Seperti diketahui, dalam survei SSC, elektabilitas PDIP berada di puncak dengan perolehan 46,7%, diikuti PKB 8,7%, Gerindra 8,6%, Demokrat 6,3%, Golkar 5,0%, PKS 4,1%, Nasdem 3,6%, PAN dengan 1,8%, PPP 1,2%, Perindo dan PSI keduanya 1,1%.

    Lainnya masih di bawah 1%, yakni PBB 0,2%, Hanura, Garuda, PKN, Gelora, Partai BURUH, dan Ummat semuanya kompak memeroleh 0,1%. Survei ini dilaksanakan pada 1-10 Januari 2023 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya. Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

    “Capain 46,7 jangan membuat kader-kader banteng lengah. Atau cepat puas di zona nyaman. Malah justru sebaliknya membikin kader-kader banteng di Surabaya semakin bersemangat untuk menggerakkan kerja-kerja kerakyatan. Agar kepercayaan rakyat ini semakin terpupuk dengan baik, mekar dan bertumbuhan, sehingga target hattrick kemenangan pada 2024 bisa tergapai,” katanya.

    Ketua DPRD Surabaya ini selalu mengikuti pemberitaan dari berbagai media massa terkait survei itu. Diberitakan, dari sisi elektabilitas, top of mind, persepsi PDIP sebagai partai yang paling sering turun di lapangan, PDIP sebagai partai yang paling kerap muncul secara positif di media sosial, dan sebagainya.

    Baca juga :  Gaungkan Slogan SMS, Dokter Agung Apresiasi Kesuksesan Tour de Panderman 2024

    Dari hasil survei, semua aspek menunjukkan PDIP berada di jalan kemenangan, menyongsong Pemilu 2024. Sebagai partai yang digerakkan dengan basis data ilmiah, hasil survei tersebut kembali dianalisis oleh PDIP Kota Surabaya untuk dijadikan sebagai salah satu panduan strategi kerja politik di tengah masyarakat.

    “Pantang bagi kita untuk lengah melihat hasil survei yang menggembirakan ini. Justru ini menjadi momentum pengungkit kerja kerakyatan, momentum menyatukan hati dan pikiran dengan kehidupan rakyat. Sehingga kita bisa optimal dalam membersamai masyarakat,” ujarnya.

    Adi Sutarwijono menambahkan, selaku ketua DPC Sursbaya dirinya terus melakukan berbagai kerja politik partai untuk membantu masyarakat. Semua elemen berkolaborasi, mulai dari struktur partai, kader partai di eksekutif, kader partai di legislatif, anak-anak muda, komunitas perempuan, olahragawan, pegiat budaya, dan sebagainya.

    “Semua ceruk pasar kita garap, tentu dengan strategi-strategi yang berbeda satu sama lain. Dengan gotong royong, kami semua optimistis pada 2024, PDI Perjuangan bukan hanya meraih dukungan tertinggi dari rakyat secara signifikan. Targetnya bukan hanya asal menang, tetapi menang dengan lompatan jumlah keterpilihan di legislatif sehingga kita bisa kian optimal memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)

    Reporter : Sumardji

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan