Minggu, 21 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaJembatan Rusak Berat, Siswa SD Semolowaru 261 Cemas

    Jembatan Rusak Berat, Siswa SD Semolowaru 261 Cemas

    SURABAYA ( Warta Transparansi.com) – Siswa SDN Semolowaru 261 kesulitan akses menuju sekolah, baik menuju ataupun pulang sekolah. Karena jembatan yang biasa digunakan untuk beraktivitas disekolah telah rusak.

    Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno usai menggelar jaring aspirasi masyarakat. Saat reses di daerah tersebut mendapat keluhan warga , bahwa jembatan di depan sekolah penyangganya

    “Jembatan yang menjadi akses utama menuju gedung sekolah SDN Semolowaru 1 kondisinya hampir roboh. Bahkan saat ini hanya disangga kayu penahan supaya tidak roboh,” ujar Anas Karno pada Senin (24/10/2022), setelah menerima aduan Jaelani Ketua RT 09/RW 02 Semolowaru.

    Jembatan Rusak Berat, Siswa SD Semolowaru 261 Cemas

    Ia menjelaskan, bahwa jembatan tersebut sekarang tidak lagi bisa dipergunakan, karena berbahaya. Dan pintu gerbang utama SDN Semolowaru 1 ditutup.

    Baca juga :  Sidak Komisi A DPRD Surabaya Sasar Depo Peti Kemas

    “Sehingga siswa harus memutar, melewati jalan alternatif. Jalan kampungnya yang tembus di belakang sekolah. Begitu juga saat pulang sekolah,” katanya.

    Anas merasa miris, dirinya mengkhawatirkan keselamatan siswa ketika melewati jalan alternatif tersebut.

    ” Jalan kampung yang dilewati tersebut, merupakan jalan permukaan penutup saluran ditengah kampung juga rusak,” jelasnya.

    Anas merasa prihatin melihat kondisi Jembatan yang penyangganya sudah putus. Siswa SDN Semolowaru 261 harus mencari jalan alternatif yang dirasa aman.

    “Jembatan yang menjadi akses utama sudah tidak difungsikan sejak setahun lalu. Sedangkan jalan alternatif rusak sejak 2 tahun lalu,” ungkapnya.

    Politisi PDI Perjuangan ini mendesak Pemkot Surabaya, agar OPD terkait secepatnya memperbaiki atau membuat jembatan baru yang aman.

    Baca juga :  Survei Pilwali Surabaya 2024 ARCI: Eri Cahyadi Makin Kokoh, Bayu Airlangga Terus Mengejar

    “Jembatan seharusnya segera diperbaiki. Demikian juga jalan alternatif ke sekolah. Karena kondisi dua jembatan ini sangat membahayakan. Apalagi saat hujan deras. Jalan tergenang air, membuat yang lewat rawan terperosok,” jelasnya.

    Anas mengingatkan, Pemkot Surabaya harus memberikan perhatian atas persoalan jembatan yang membahayakan anak sekolah beserta pengajarnya. Mumpung belum ada korban.

    “Disetiap kesempatan Pak Eri Cahyadi wali kota Surabaya menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan SDM warga Surabaya. Salah satunya dengan memperbaiki kwalitas pendidikan,” pungkasnya.(* )

    Reporter : Sumardji

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan