Kediri  

Pemkab Kediri Pastikan Revitalisasi Pasar Ngadiluwih pada 2024

Pemkab Kediri Pastikan Revitalisasi Pasar Ngadiluwih pada 2024
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat memberikan keterangan kepada awak media

Tutik berharap proses pemindahan pedagang dapat berjalan lancar sehingga pada 2024 awal sudah bisa dilakukan proses lelang dan memulai pembangunan Pasar Ngadiluwih. Berdasarkan DED yang ada, untuk revitalisasi Pasar Ngadiluwih setidaknya menelan anggaran sebesar Rp19 miliar. Berkaca dari Pasar Wates, menurut Tutik, untuk mempercepat pengerjaan revitalisasi Pasar Ngadiluwih dalam satu tahun anggaran bisa dilakukan ketika menggunakan dana APBD.

Sebab, bilamana menggantungkan dana dari APBN jumlahnya masih terbatas maksimal Rp12 miliar. Sehingga seperti revitalisasi Pasar Wates yang harus dilakukan dalam dua tahap. “Jadi kami merencanakan di 2024 nanti dengan anggaran APBD 2, mungkin nanti untuk pasar-pasar yang anggarannya tidak lebih Rp12 miliar bisa kami usulkan yang APBN,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Tutik, revitalisasi Pasar Wates  pada minggu ke-12 proses berjalan progres sudah 25 persen dan diperkirakan minggu ke-20 sudah lebih dari 60 persen. “Mudah-mudahan akhir Desember (2022) tahap 1 sudah selesai, dan tahap kedua kami rencanakan di 2023, anggaran dari APBD 2 Rp 10 miliar,” urainya. Tutik menambahkan, direncanakan revitalisasi Pasar Ngadiluwih mendapatkan dukungan dari pedagang.

Terpisah, Salah satu pedagang yang lapaknya ikut ludes saat kebakaran, Endang mengutarakan,  dirinya siap jika nanti harus pindah berjualan ke TPPS ketika proses revitalisasi pasar dimulai. “Pedagang siap, lha memang harus seperti itu,” tutupnya. (Abi).