Jumat, 12 Agustus 2022
26.4 C
Surabaya
More
    EkbisPedagang Toko Kelontong Mulai Rasakan Manfaat Belanja E-Peken Pemkot Surabaya

    Pedagang Toko Kelontong Mulai Rasakan Manfaat Belanja E-Peken Pemkot Surabaya

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Sejak diluncurkan Juli 2021, situs belanja online E-Peken milik Pemkot Surabaya, telah banyak dirasakan manfaatnya oleh pedagang toko kelontong. E-Peken merupkan salah satu komitmen Pemkot Surabaya dalam menggerakkan ekononi kerakyatan. Sejak Januari-Juli 2022, total transaksinya sudah mencapai Rp19,2 miliar.

    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya terus berupaya untuk memulihkan perekonomian dan ekonomi kerakyatan pada tahun 2022. Apalagi, sejak 1 April 2022, E-Peken telah dibuka secara umum (go public). Setelah sebelumnya, peruntukannya internal khusus ASN di lingkungan Pemkot Surabaya.

    “Awalnya khusus ASN lingkup pemkot. Sejak April 2022 kami buka untuk masyarakat umum. Semua bisa mengakses transaksi E-Peken Surabaya melalui https://peken.surabaya.go.id. Karena pemerintah harus menjadi fasilitator untuk menggerakkan UMKM dan Toko Kelontong,” kata Eri, Sabtu (30/7/2022).

    Baca juga :  Pegadaian – Kemenpora Ajak Pemuda Indonesia Berdaya Saing dan Merdeka Finansial

    Ia menjelaskan pada Januari – Juli 2022, E-Peken Surabaya telah mencatat total transaksi sebanyak Rp19,2 miliar. Artinya, masyarakat Kota Surabaya memiliki kepercayaan untuk melakukan transaksi ekonomi melalui situs belanja online milik Pemkot Surabaya.

    “Kita menggerakkan UMKM bersama karena Surabaya tidak bergerak sendiri. Pemkot Surabaya didampingi oleh perguruan tinggi dan stakeholder, sehingga kita berjibaku bersama untuk mengembangkan UMKM,” ujar dia.

    Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Devie Afrianto mengatakan bahwa total transaksi selama Januari – Juli 2022 telah mencapai Rp19,2 miliar.

    “Sudah mencapai Rp19,2 miliar pada Januari – Juli 2022. Tentunya hal ini juga dampak positif setelah E-Peken Surabaya dibuka secara umum (go public),” kata Devie sapaan lekatnya.

    Baca juga :  Pegadaian Sambut HUT Kemerdekaan, Bunga 0 Persen Untuk Gadai Rp 2,5Juta Selama 45 Hari

    Terpisah, Zainal Arifin pemilik Toko Kelontong di Jalan Gembongan 2-A DKA/38 yang telah tergabung dalam situs belanja online ini mengatakan, sejak bergabung dengan E-Peken ia telah mendapat banyak keuntungan. Sebab, Wali Kota Eri bersama PD terkait berupaya untuk membangkitkan UMKM, Toko Kelontong dan SWK yang terdampak pandemi Covid-19.

    “Seperti perputaran ekonomi di bidang sembako yang saya geluti saat ini, mendapatkan hasil yang cukup bagus. Dampaknya bagus. Melalui E-Peken, toko saya bisa meraup omzet rata-rata per bulan mencapai Rp50 juta. Matur nuwun (terima kasih) bapak Wali Kota Eri Cahyadi karena sudah membantu menggerakkan perekonomian bagi pelaku usaha UMKM, Toko Kelontong, hingga SWK,” tukasnya. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan