Rabu, 30 November 2022
24 C
Surabaya
More
    PendidikanPengambilan PIN PPDB SMA/SMK Negeri diperpanjang hingga 4 Juli 2022.

    Pengambilan PIN PPDB SMA/SMK Negeri diperpanjang hingga 4 Juli 2022.

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi untuk memperpanjang tahap pengajuan pengambilan PIN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK negeri di Jawa Timur. Jika sesuai jadwal batas akhir pengambilan PIN tanggal 18 Juni 2022 pukul 23.59, diperpanjang menjadi 4 Juli 2022.

    Hal ini dilakukan karena berdasarkan data terakhir, Sabtu (18/6) , masih ada 130.123 siswa yang belum melakukan pengambilan PIN.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menuturkan jadwal terakhir tahapan pengambilan PIN seharusnya ditutup kemarin hari (Sabtu, 18 Juni) pukul 23.59 WIB. Namun, masih banyak lulusan SMP yang belum melakukan pengambilan PIN. Sehingga perpanjangan pengambilan PIN akan dilakukan hingga 4 Juli 2022 pukul 23.59 WIB.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah, Keberhasilan Pendidikan Ditentukan Guru

    Dari 579.704 siswa lulusan SMP/MTs negeri dan swata di Jawa Timur, baru 424.631 siswa yang sudah melakukan entry nilai rapor melalui sistem PPDB. Dari jumlah tersebut, masih ada 30,66 persen siswa belum melakukan pengambilan PIN.

    “Jadi ini kami beri kesempatan bagi mereka (yang belum melakukan pengambilan PIN) untuk bisa segera melakukan proses ini,” ujar Gubernur Khofifah di Grahadi, Surabaya, Minggu (19/6).

    Berdasarkan data per hari Sabtu (18/6) , lanjut Khofifah, siswa yang sudah mendapatkan PIN sebanyak 290.501 atau 68,46 persen dari jumlah siswa yang sudah entry nilai rapor. Sedangkan jumlah siswa yang melakukan pengajuan dan sedang proses sebanyak 294.238 siswa.

    Sementara itu, pada hari pengambilan PIN PPDB 2022, tambah Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi masih ada 2.144 siswa yang salah berkas, seperti KK yang diunggah tidak terbaca atau buram, KK yang diunggah kurang dari satu tahun. Serta lokasi rumah yang di titik oleh siswa, tidak sama dengan alamat KK.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah, Keberhasilan Pendidikan Ditentukan Guru

    Gubernur Khofifah menegaskan “Bagi siswa yang mengalami masalah ketika mengambil PIN secara online, dapat datang langsung ke kantor layanan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Provinsi Jatim,” katanya. (min)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan