Rabu, 30 November 2022
27.2 C
Surabaya
More
    OlahragaBatavia, Restaurant Halal Rasa Indonesia di Vietnam

    Batavia, Restaurant Halal Rasa Indonesia di Vietnam

    VIETNAM (WartaTransparansi.com) – Pergelaran SEA Games 2021 (dilaksanakan 12-23 Mei 2022) di Vietnam, bagi kontingen Indonesia dan pendukung cabang olahraga yang dipertandingkan, pasti sebagian besar berburu makanan halal.

    Indonesia dengan mayoritas Muslim, dan sebagian atlet maupun pendukung kontingen juga suporter pasti akan mencari makanan halal. Demikian juga rombongan PSSI.

    Rombongan PSSI terdiri Ketua Umum Muchamad Iriawan, Exco Ahmad Riyadh UB Ph.D, Haruna Soemitro, Sekretaris Jenderal Yunus Nusi dan Djoko Tetuko dari wartawan Wartatransparansi.com – KoranTransparansi setelah makan malam khas masakan seefood Vietnam, Kamis (19/5/2022), masih belum memuaskan.

    Terutama rombongan kecil Exco Ahmad Riyadh UB, Haruna Soemitro dan Sekjen Yunus Nusi bersama sejumlah tenaga ahli. Tentu saja sangat berharap mendapat makanan halal dan khas Indonesia.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Kenalkan Kawasan Heritage Lewat Rally Fondo

    Makan siang, Jum’at (20/5/2022) di Batavia Restaurant and Cafe Hanoi, betul-betul memuaskan. Secara kebetulan bersamaan dengan rombongan Menpora Zainuddin Amali dengan Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Denny Abdi.

    Selain mendapat menu khusus buah Duren Vietnam, makanan dan minuman khas Indonesia juga siap disajikan. “Alhamdulillah saya mendapat alamat Batavia dari Isteri, setelah saya mengaku kesulitan cari makanan halal di Vietnam,” kata Ahmad Riyadh.

    Rombongan setelah merasakan menu masakan khas Indonesia mulai ikan bakar dan berbagai menu khas seperti nasi goreng Jawa, Mie goreng Jawa, tahu telor, dan sejumlah menu khusus merasa puas.

    Bahkan, Sekjen Yunus Nusi langsung dialog dengan pemilik Restaurant yang asli dari Pontianak Kalbar dan mengaku mendatangkan juru masak 3 orang dari Indonesia.

    Baca juga :  SIWO Surakarta Tertarik Tuan Rumah Porwanas XIV, Gibran: Solo Siap

    Haruna Soemitro yang biasa puasa Senin Kamis dan puasa Daud, mengaku sudah puas. “Ini baru makan betul sesuai selera, alhamdulillah, lalu minum degan,” katanya.

    Azhar Rizal, pemilik Restaurant mengaku memulai membuka restaurant karena dorongan dari sejumlah tamu kedutaan setelah cocok dengan menu masakan yang waktu itu masih membuka maju halal dengan sistem katering dan diantarkan keliling Hanoi.

    “Saya sejak akhir Desember 2016 membuka Restaurant ini, alhamdulillah sampai sekarang pelanggannya semakin banyak, semakin disukai,” kata Rizal.

    Bahkan, lanjut dia, saat memulai usaha di Vietnam untuk meyakinkan bahwa usaha makanan halal yang dibangun termasuk proses menyediakan dagingnya juga halal, proses melakukan menyembelihan sapi dilakukan sendiri.

    Baca juga :  Maksimalkan Torehan Medali Porprov 2023, KONI Kabupaten Kediri Jaring Atlet Cabang Esport

    “Kalau soal restaurant karena membutuhkan biaya banyak, saya mendapat dukungan dari partner orang Indonesia, sehingga bisa membuka restaurant ini dan bertahan sampai sekarang,” tandas Rizal.

    Rombongan Menpora bersama Dubes dan rombongan kecil PSSI sebelum meninggalkan Batavia Restaurant and Cafe, menyatakan akan kembali makan di rumah makan halal dan khas itu. (JT)

    Reporter : Djoko Tetuko

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan

    Upadate Korban Meninggal Cianjur 318 Orang

    PR dari Sendang Biru

    Neymar Jadi Korban Kemenangan Brazil Atas Serbia