Jumat, 21 Juni 2024
28 C
Surabaya
More
    NasionalPresiden Jokowi Berharap Jepang Berpartisipasi dalam Pembangunan IKN

    Presiden Jokowi Berharap Jepang Berpartisipasi dalam Pembangunan IKN

    BOGOR (WartaTransparansi.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap agar pemerintah Jepang berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

    Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (29/4/2022).

    “Ke depan, Indonesia mengharapkan partisipasi Jepang pada proyek-proyek infrastruktur seperti di Ibu Kota Negara Nusantara dan juga untuk Ambon Port,” ujarnya.

    Untuk diketahui, pembangunan IKN Nusantara diperkirakan membutuhkan dana Rp466 triliun dengan dana dari APBN kurang dari 20 persen.

    Adapun untuk 80 persen lainnya akan dipenuhi dari Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Public Private Partnership (PPP/Kerjasama Swasta Publik), serta invetasi langsung dari investor.

    Baca juga :  Cegah Karhutla, BMKG Gelar OMC Serentak di 5 Provinsi

    Jokowi mengungkapkan, bahwa dalam hubungan bilateral ini kedua pemimpin sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di perdagangan dan investasi.

    “Di bidang perdagangan, kita sepakat untuk mengintensifkan negosiasi IJEPA (Indonesian-Japan Economic Partnership Agreement) dan mengurangi hambatan perdagangan agar lebih menguntungkan kedua negara. Secara khusus, saya menyampaikan permintaan pembukaan akses yang luas bagi produk pertanian dan perikanan Indonesia ke pasar Jepang,” ujarnya.

    Di bidang investasi, Jokowi menyambut baik ekspansi perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota dan Mitsubishi yang akan menjadikan Indonesia sebagai hub otomotif untuk kawasan.

    “Tapi, saya juga berharap adanya tambahan investasi baru Jepang di bidang lain, terutama energi, industri semen, teknologi pertanian, dan kesehatan, dan menjadikan Indonesia menjadi bagian penting dari global supply chain industri asal Jepang,” katanya.

    Baca juga :  Cegah Karhutla, BMKG Gelar OMC Serentak di 5 Provinsi

    Di bidang infrastruktur, Jokowi menyambut baik kelanjutan proyek Pelabuhan Patimban fase 1 tahap 2 di Jawa barat serta penyelesaian proyek infrastruktur yang sudah berjalan, seperti Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

    “Ke depannya, Indonesia mengharapkan partisipasi Jepang pada proyek-proyek infrastruktur seperti di Ibu Kota Nusantara dan juga untuk Ambon Port,” ujarnya.

    Di sektor kelautan dan perikanan, Jokowi juga menyambut baik partisipasi Jepang dalam pembangunan sentra kelautan dan perikanan di Natuna dan Biak yang telah selesai serta komitmen pembangunan sentra-sentra serupa di Sabang, Moa, Saumlaki, dan Morotai.

    Sementara di sektor energi dan lingkungan hidup, Jokowi mengharapkan percepatan tindak lanjut kerja sama transisi energi melalui investasi energi baru terbarukan, seperti hidrogen, biomassa, dan metanol, serta finalisasi dan implementasi nota kesepahaman atau MoU kerja sama lingkungan hidup.

    Baca juga :  Cegah Karhutla, BMKG Gelar OMC Serentak di 5 Provinsi

    “Di sektor ketenagakerjaan, saya menekankan tentang potensi besar pekerja migran Indonesia untuk mengisi lowongan kerja di Jepang. Penguatan kerja sama pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia harus kita kerjakan bersama-sama,” tandasnya. **

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan