Sedangkan posisi saat ini Persik Kediri di putaran pertama telah mengumpulkan 17 poin dalam papan klasemen sementara liga 1 Indonesia, untuk itu pihaknya masih perlu poin tambahan dalam setiap laga di putaran kedua, agar skuad Macan Putih tetap berada di zona aman.
” Tugas kita masih berat, dimana Persik Kediri masih mengumpulkan 17 poin, artinya kita harus masih mencari minimal 30 poin tambahan, bila dijumlahkann akan memperoleh 47 poin,”tuturnya.
Pertimbangan perhitungan nilai tersebut, berdasarkan perolehan hasil sebuah klub dalam penyelenggaraan liga 1 Indonesia pada tahun sebelumnya. Ungkapnya.
Pria yang telah berjasa membawa Persik Kediri Juara liga Indonesia pada tahun 2006 menambahkan, Dirinya berharap agar skuad asuhan Pelatih Javier Roca dapat memperoleh hasil lebih maksimal dengan bisa meraih poin lebih 47 dalam putaran kedua.
Dikarenakan ia masih belum bisa memastikan apakah Persik Kediri dengan 47 Poin tersebut, tetap zona aman atau tidak, dikarenakan juga masih tergantung dengan perolehan poin klub lain jika terjadi persamaan poin atau bahkan poin yang dihasilkan lebih di atas perolehan tim Macan Putih.
“Kita harus juga melihat dan mempertimbangkan Klub lain, jika perolehan poin nya diatas kita maka 30 poin tambahan dirasa tidak cukup. Untuk itu kita harus mencari lebih namun, bila berkaca pada penyelenggaraan liga sebelumnya. Untuk poin 45 ke atas bisa dikatakan aman sebuah klub agar tetap bisa bertahan dalam kompetisi selanjutnya,”urainya.
Target rasional bagi Persik Kediri dalam gelaran liga 1 Indonesia musim 2021-2022, yang kini memasuki putaran kedua adalah bisa tetap bertahan atau bisa meraih posisi di zona aman. Pungkasnya. (Abi)