Minggu, 2 Oktober 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurProbolinggo5 Desa Kategori Kemiskinan Ekstrem Terima Bantuan "Zakat Produktif"

    5 Desa Kategori Kemiskinan Ekstrem Terima Bantuan “Zakat Produktif”

    Saheri (68), penjual gorengan yang telah berjualan selama belasan tahun di Kabupaten Probolinggo wajahnya nampak ceria. Ini setelah bertemu orang nomor satu di Jawa Timur yakni Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

    Tidak hanya bertemu dan salaman yang membuat Saheri hatinya berbinar, namun Saheri juga menerima bingkisan dan bantuan Rp 500ribu.

    Wajah ceria juga dialami Suciati (36), pedagang Tahu Kikil yang baru berjualan selama 7 bulan. Dirinya merasa sangat senang dapat menerima bantuan, karena sejak awal hingga saat ini penjualannya pun belum begitu laris lantaran pandemi Covid-19.

    Sedangkan Pak Choir, peggayuh becak, mengaku bantuan senilai Rp 500 ribu  plus sembako  yang ditrima sangat besar. Ia sendiri tidak pernah membayangkan atau memimpikan rezeki tersebut diperolehnya hari itu.

    “Alhamdulillah, maturnuwun Ibu Gubernur. Bantuan ini berkah, untuk modal saya, jumlahnya sangat besar,” ujar Saheri.

    Hari itu, Minggu (26/12/2021) Gubernur Khofifah tengah melakukan kunjungan ke kabupaten Probolinggo guna menyerahkan sejumlah bantuan berupa ‘Zakat Produktif’, dan bantuan sebesar Rp. 312,5 juta kepada 25 rumah yang tak layak huni.

    Dari total 25 rumah tak layak huni tersebut, 10 rumah diantaranya merupakan kolaborasi bersama Baznas Jatim dan 15 rumah lainnya merupakan kolaborasi bersama dengan Petrogas Jatim Utama.

    Di kabupaten Probolinggo terdapat 5 desa yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem yang mendapat bantuan rumah tinggal layak huni . “Kami meminta para kepala desa untuk tidak berkecil hati dan tetap semangat mengentaskan kemiskinan ekstrim di desanya,” tutur perempuan yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat tersebut.

    Penyerahan bantuan ‘Zakat Produktif’ yang dikucurkan dari Badan Amil Zakat  (Baznas) Prov. Jatim itu sendiri diberikan kepada masing-masing penerima senilai Rp.500 ribu dan sembako kepada 50 pedagang pasar tradisional dan Ultra mikro.

    Turut menyaksikan pemberian tersebut, Kepala Bakorwil Jember Imam Hidayat, Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa, Karo Kesra Jatim Gatot Soebroto, Kepala Diskop dan UMKM Jatim Mas Purnomo Hadi dan Kepala Disperindag Jatim Derajat Irawan.

    Lalu Wakil Ketua Baznas Jatim Husnul Huluq, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi dan Dandim 0820 Letkol Arh Arip Budi Cahyono.

    Bantuan bagi masyarakat tidak mampu untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat Jawa Timur. Bahkan, bantuan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

    “Semuanya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat agar ekonomi dan taraf hidup masyarakat semakin membaik dan meningkat,” ungkapnya Bu Khofifah.

    Plt Bupati Probolinggo Ahmad Timbul Prihanjoko mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Gubernur Khofifah bagi masyarakat Probolinggo berupa penyerahan bantuan zakat produktif dan sembako kepada 50 pedagang pasar tradisional dan UKM serta bantuan bedah rumah tidak layak huni bagi 25 warga Probolinggo yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur dan Wakil Ketua BAZNAS Jatim.

    “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai upaya pemulihan perekonomian masyarakat,”  ujarnya. (*)

    Reporter : Soejono Muhammad

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan