Sengkuni merupakan salah satu manajer dari perusahaan Jembuk – Jembuk yang gemar mencari muka dihadapan Anas. Berbagai cara Sengkuni lakukan diantaranya dengan mengoreksi pembukuan manajer dan sekretaris lain yang tidak dibawah naungannya.
Sengkuni giat mengontrol pengeluaran dan pemasukan dari manajer dan sekretaris lain, semisal Sengkuni bertanya ” hei pak manajer dan sekretaris, bagaimana penjualan produkmu bulan ini, kemana saja kamu jual, dan siapa saja yang sering borong produk perusahaan.
Usut punya usut, Sengkuni rupanya Sengkuni ingin mendapat jabatan yang lebih tinggi lagi. Hal yang tidak mengenakan juga ia tunjukan saat ada rapat oleh seluruh manajer dan sekretaris PT. Pasukan Jembuk – Jembuk. Sengkuni menyelonong di selah rapat berlangsung dan ia menunjukan hasil kinerja manajer dan sekretaris lain pada pucuk pimpinan padahal itu bukan tugas Sengkuni.
Dengan kelakuan Sengkuni, tak sedikit manajer dan sekretaris yang risih dan mengeluh, namun tak berani mengungkapkan langsung kepada pucuk pimpinan perusahan. Usut punya usut, Sengkuni membawa bawa nama adik dari Anas yaitu cak Anom untuk menjalankan bisnis pengadaan ban mobil beserta onderdilnya.
Tunggu kelanjutan dari berita yang menarik untuk dibaca ya. Semua ini hanya opini, mohon maaf jika ada kesamaan nama dan peristiwa. (Oleh Veri Kurniawan – Pendiri Puskapda Veri Kurniawan S.ST)





