Kediri  

Murid Sekolah Dasar Kota Kediri Kesulitan Belajar

Murid Sekolah Dasar Kota Kediri Kesulitan Belajar
Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan. Salah satunya dialami oleh Nasya Ainun Mahya merupakan siswa di Kota Kediri yang mengalami hambatan dalam belajar.

KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan. Salah satunya dialami oleh Nasya Ainun Mahya merupakan siswa di Kota Kediri yang mengalami hambatan dalam belajar.

Putri pasangan dari Keluarga Saiful Huda (45) dan Nanda Nabila (25) berdomisili di Gg 1 RT 5 RW 2 Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto kota kediri.

Gadis berumur 7 tahun, Nasya Ainun Mahya baru memasuki jenjang Sekolah Dasar pada Bulan September kemarin, dan sebelumnya ditengah pandemi ia telah menuntaskan jenjang pendidikan taman kanak-kanak.

Secara perkembangan kepribadian, ia merupakan gadis cilik yang pemalu dan cenderung tertutup terhadap orang asing di sekitarnya yang dirinya baru temui.

Faktor tersebut sekaligus sedikit mempengaruhi pola dan gaya belajarnya pada saat berada di rumah maupun sekolah, terlebih di situai ditengah pandemi covid 19. Dimana mengharuskan siswa melakukan belajar tatap muka secara berkala di sekolah, dan di imbagi belajar di rumah secara daring atau online.

Saat ditemui tim Warta Transparansi, Saiful Huda, Ayah Nasya Ainun Mahya, menjelaskan, kondisi kepribadian anaknya pendiam dan rutinitas keseharian putrinya pada saat dirumah, bermain dan belajar didampingi orangtua terkait materi pelajaran yang telah diberikan oleh gurunya di sekolah.

Tidak pernah berkumpul bersama teman-teman sebayanya karena kegiatan tatap muka sekolah masih diatur secara berkala oleh pemerintah.

Murid Sekolah Dasar Kota Kediri Kesulitan Belajar
Sang ayah denhan sabar membimbing anaknya Nasya.

Kondisi ini, dia alami semenjak masuk sekolah taman kanak-kanak (TK) ditengah kemunculan awal awal pandemi Covid 19. Sehingga mempengaruhi perkembanganya dalam belajar secara keseharianya mengalami hambatan.

” Karena sejak awal pandemi Covid-19, Nasya masuk sekolah TK. Itupun sudah jarang masuk sekolah sehingga belajarnya dirumah dan sebagainya. Sampai hari ini pun intensitas belajar di sekolah juga sedikit sehingga mempengaruhi perkembangan dari segi belajar dia maupun menulis dia ada sedikit hambatan,” urainya.