Rabu, 27 Oktober 2021
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiTumpas Narkoba Semeru 2021, Polresta Banyuwangi Peringkat 3 Se - Polda Jatim

    Tumpas Narkoba Semeru 2021, Polresta Banyuwangi Peringkat 3 Se – Polda Jatim

    BANYUWANGI (WartaTransparansi.com) – Tim Satuan Reserse Narkoba (SatResnarkoba) mendapatkan apresiasi dalam giat operasi tumpas narkoba Semeru 2021, menjadikan Polresta Banyuwangi mendapatkan prestasi urutan peringkat ke 3 se – Polda Jatim.

    Selama tanggal 1- 12 September 2021 dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 berhasil menumpas peredaran narkotika dan obat terlarang sebanyak 48 kasus dengan mengamankan 58 tersangka.

    Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu S.I.K, saat Press Conference mengatakan bahwa selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 Polresta Banyuwangi yang berlangsung dari tanggal 1 – 12 September 2021, berhasil mengamankan 58 tersangka dari 48 kasus tindak pidana narkoba.

    Barang bukti yang disita yaitu sabu-sabu 45,77 gram, 9.716 butir obat daftar G, 41 unit telepon seluler berbagai merek, sembilan unit timbangan digital, enam unit motor dan uang tunai Rp. 6.110.000,-. Dari 58 tersangka terdiri dari 55 orang laki-laki dan tiga perempuan. Mereka ada yang pengguna sabu, pengedar dan ada juga residivis,” ungkap Nasrun. Kamis (16/09/2021).

    Baca juga :  Semarak HSN di Banyuwangi, Gelar Upacara Hingga Sarasehan

    Lebih lanjut Nasrun menambahkan, di masa kepemimpinan Kasat Resnarkoba AKP Rudy sejak bulan Juni – September 2021, petugas berhasil mengamankan 132 tersangka dari 94 kasus. kita apresiasi atas kerja keras ekstra keras jajaran Satnarkoba Polresta Banyuwangi. Karena jika dibandingkan tahun lalu, lebih meningkat,” ucapnya.

    Untuk para tersangka ungkap kasus tindak pidana narkotika dan obat terlarang tersebut, dijerat Pasal 114 ayat 1 dan 2 sub Pasal 112 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup serta pidana denda minimal Rp10 miliar.

    Selain itu, melanggar Pasal 197 dan Pasal 196 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 1 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara maksimal sepuluh tahun penjara.

    Baca juga :  Warga Respon Positif kegiatan Vaksin Di Kelurahan Kertosari

    Nasrun juga mengimbau warga untuk tidak sekali-kali berurusan dengan narkoba ataupun obat terlarang lainya. Kita sama sama menjaga generasi muda agar tidak terjerumus Narkoba.

    Mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar. Jangan sekali-kali berurusan dengan Narkoba,” pesan Nasrun. (Yin).

    Reporter : Nur Muzayyin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan