Rabu, 27 Oktober 2021
30 C
Surabaya
More
    OpiniTajukAlat Testing dan Obat Murah, Syarat “Hidup Damai” bersama Covid-19
    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Alat Testing dan Obat Murah, Syarat “Hidup Damai” bersama Covid-19

    Peta Vaksinasi Provinsi dan Kabupaten/Kota Harus segera Dipublikasikan 

    Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sedang dirancang konsep “hidup damai” bersama Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

    Tentu saja salah satu pertimbangan “hidup damai” bersama Covid-19, karena vaksinasi di beberapa daerah sudah mampu menembus angka sakral 70 persen ke atas dari target sasaran penerima vaksin Covid-19. Sehingga secara medias dianggap sudah terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok).

    Tetapi gebyar gerakan vaksinasi saat ini apakah sudah cukup? Tentu saja belum. Sebab Pemerintah bersama Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 nasional belum membuat peta hasil vaksinasi sekaligus menentukan wilayah dengan pencapaian herd immunity. Sebab berdasarkan peta itu, baru dibolehkan “hidup damai” bersama virus Corona.

    Dan peta hasil vaksinasi provinsi dan kabupaten/kota harus dipublikasikan secara transparan, supaya menambah keyakinan dan kepercayaan publik bahwa “hidup damai” bersama virus Corona sudah dilaksanakan dengan berbagai usaha atau ikhtiar maksimal dan profesional.

    Syarat itupun masih memerlukan penguatan vaksinasi sampai pada posisi vaksin boster menjadi tanggung jawab dan jaminan pemerintah, kemudian memberikan pedoman bagi wilayah dengan vaksinasi 70 persen ke atas (herd immunity) dan yang paling memungkinkan wilayah yang sudah menembus 50-60 persen.

    Kemudian tidak kalah penting sebelum “hidup damai” terbatas pada beberapa kegiatan masyarakat ; (1) perdagangan, (2) perhubungan/transportasi, (3) pariwisata, (4) pendidikan, (5) perkantoran, dan (6) kesehatan atau sektor lain paling menentukan memulihan ekonomi lokal dan nasional, maka harus tetap menjaga Prokes dengan 3M, vaksinasi dan testing (jika memungkinkan).

    Hanya saja sebelum semua diberlakukan, maka Pemerintah segera mengupayakan alat testing murah meriah dengan harga terjangkau, obat-obatan (generik pun) lebih baik dengan catatan juga murah meriah, sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman “hidup damai” bersama Covid-19, seperti “hidup damai” bersama virus influenza.

    Jika beberapa hal pokok tersebut di atas belum mampu terpenuhi, maka jika Pemerintah memaksakan memutuskan “hidup damai” bersama Covid-19 akan menimbulkan permasalahan baru.

    Supaya semua rencana dan rancangan “hidup damai” bersama Covid-19 lancar dan sukses, maka surat minimal wajib terpenuhi; (1) vaksinasi hingga terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok), (2) memakai masker dan jaga kebersihan serta jaga jarak, (3) alat testing murah, (4) obat murah, dan (5) pengobatan Covid-19 sudah dapat mandiri dilakukan masyarakat. Inilah kehidupan normal baru setelah masa pandemi berubah virus Corona menjadi bagian dari kehidupan.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan