Senin, 21 Juni 2021
30 C
Surabaya
More
    TajukCovid-19 di Bangkalan Meledak, Presiden Canangkan Gerakan Massal Vaksinasi

    Covid-19 di Bangkalan Meledak, Presiden Canangkan Gerakan Massal Vaksinasi

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memang bukan saja membuat perekonomian terpuruk, tetapi kehidupan mencekam terus menerus melintas dalam pergaulan sehari-hari. Di Kudus meledak, di Bangkalan juga menyusul meledak, di beberapa provinsi juga masih meledak.

    Di Bangkalan Wakil Direktur RSUD Syarifah Ambami Ratu Ebo Bangkalan, dr Farhad Sp KK, menginformasikan bahwa penambahan bed pada hari Selasa (8/6/2021) sebanyak 120 sudah terisi 93 pasien.

    Anggota DPRD Jatim Dapil Madura, Abdul Halim SH MH dari Fraksi Gerindra meminta ledakan kasus terinfeksi positif Covid-19 di Bangkalan ditangani secara serius.

    “Hasil temuan sementara soal varian baru dari Inggris dan satu pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bangkalan termasuk tertular varian virus Corona dari Afrika, mohon diteliti dengan sungguh-sungguh,” katanya, Selasa (8/6/2021)

    Pernyataan Wadir RSUD SARI Bangkalan dan wakil rakyat dari Dapil Madura, menunjukkan bahwa ledakan kasus di Bangkalan bukan main-main.

    Sementara budaya warga Madura masih begitu kuat bahwa Corona dianggap tidak ada, walaupun kasus pasien meninggal dunia dengan sejumlah warga terkait karena tertular penyebaran varian baru Covid-19, begitu cepat proses meninggal dunia. Bahkan sangat dramatis.

    Oleh karena itu, kasus terinfeksi positif Covid-19 dapat dijadikan salah satu pemantik, bahwa memakai masker, vaksinasi, dan protokol kesehatan (Prokes) standar berbagai varian virus Corona , menjadi program gerakan massal. Bahkan jika perlu menjadi Instruksi Presiden secara khusus, sehingga pelaksanaannya di atas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro (PPKM Mikro) sebagai keputusan Menteri Dalam Negeri.

    Tanda-tanda untuk melakukan gerakan massal ibarat genderang peperangan, sudah mulai tabuh bahkan terompet sudah ditiup dengan melakukan berbagai upaya bersifat pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19.

    Rabu (9/6/2021), usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan meminta percepatan pelaksanaan vaksinasi massal di berbagai wilayah di Indonesia, supaya dapat menyentuh angka 1 (satu) juta penyuntikan dosis vaksin per hari, pada Juli 2021.

    Gerakan massal vaksinasi ini akan diikuti pelengkap percepatan kebangkitan dunia perdagangan dan usaha serta pemulihan ekonomi nasional dengan mewajibkan memakai masker dan Prokes.

    Diketahui, Presiden Jokowi mentargetkan,
    pada bulan Juni vaksinasi per hari 700 ribu itu betul-betul bisa tercapai, sehingga di bulan Juli sudah masuk ke target vaksinasi per hari satu juta.

    Vaksinasi massal dilakukan di RSUI Kota Depok, Jawa Barat diperuntukkan bagi kurang lebih 1.500 orang yang terdiri atas kelompok warga lanjut usia (lansia), pelayan publik, tenaga kependidikan, dan penyedia layanan transportasi (pengemudi ojol dan ojek pangkalan).
    Pihak RSUI membagi penyuntikan dosis vaksin ke dalam dua proses, yakni secara lantatur (layanan tanpa turun) atau drive thru yang diperuntukkan bagi para pelayan publik dan penyedia layanan transportasi serta vaksinasi bagi warga lansia di lobi utama gedung RSUI.

    Berbagai upaya vaksinasi massal diikuti memakai masker dan Prokes, memang merupakan satu-satunya cara melawan bersama-sama secara gotong royong berbagai varian virus Corona, supaya kekebalan tubuh (imun) warga negara baik, dan kembali melakukan kegiatan tanpa pembatasan.

    Samoga Gerakan Massal Vaksinasi berjalan lancar dan sukses, termasuk penanganan ledakan kasus terinfeksi positif dengan varian virus ganas di Bangkalan segera teratasi. Juga beberapa daerah yang masih tinggi angka penambahan kasus tertangani sekaligus terkendali dengan massif.

    Kesuksesan Gerakan Massal Vaksinasi, Gerakan Masaal Memakai Masker, Gerakan Massal Menjaga Prokes, akan menjadi pintu kebangkitan dunia usaha dan perdagangan, sekaligus pemulihan ekonomi nasional sesuai harapan bersama.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan