Selasa, 21 September 2021
26 C
Surabaya
More
    Pojok TransparansiDari Wali Kota Risma ke Eri, Gotong Royong Makin Kuat
    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Dari Wali Kota Risma ke Eri, Gotong Royong Makin Kuat

    Refleksi HJKS ke 728 (6-habis)

    Sejak awal kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan bahkan sebelum menjadi wali kota, selalu konsisten membangun taman dan ruang terbuka hijau di Kota Pahlawan. Bahkan, pernah mencanangkan Kota Surabaya menjadi kota seribu taman.

    Diketahui, selama masa kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini, Kota Surabaya semakin hijau dengan dihiasi sebanyak 573 taman kota yang tersebar di berbagai titik Kota Pahlawan. Dengan luas total taman di seluruh Surabaya hingga tahun 2020 ini sudah mencapai 1.651,24 hektar.

    Di antaranya bangunan taman kota, ada taman yang merupakan bekas tempat pembuangan sampah (TPA) Keputih, yaitu Taman Harmoni yang terus dipercantik hingga saat ini. Berbagai keindahan taman itu juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Surabaya dan wisatawan lokal Jatim maupun nusantra.

    Baca juga :  FlyDoc, Ambulance Terbang Indonesia

    Catatan luas ruang terbuka hijau (RTH) di Surabaya sudah mencapai 7.356,24 hektar atau 21,99 persen dari luas Kota Surabaya.

    Keberhasilan mengubah beberapa fasilitas umum menjadi taman, maka RTH publik di Surabaya sudah di atas target minimal sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) PU nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan.

    Bahkan, cukup menggembirakan Surabaya sudah menjelma menjadi Kota dengan berbagai penghargaan dan sebutan karena perjuangan di era pra kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan dengan penuh inovasi, kreativitas tinggi, serta semangat mengubah dengan gotong royong dan mensejahterahkan warga kota.

    Wali Kota Eri bukan hanya menjaga dan melanjutkan pola kepemimpinan Risma, tetapi lebih dari itu melakukan terobosan dan gebrakan sangat merakyat. Dengan melakukan turun lapangan langsung seperti Risma.

    Baca juga :  FlyDoc, Ambulance Terbang Indonesia

    Mendekatkan berbagai pelayanan langsung di level kelurahan dan kecamatan. Bahkan dalam usaha menerima masukan langsung dari warga melakukan program ngantor di kelurahan.

    Pemberdayaan kelurahan, juga mengedepankan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sebagai ujung tombak pelayanan juga menyambung lidah program pemerintahan, sekaligus penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah maupun wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, merupakan perwujudan gotong royong semakin kuat. Bahkan tidak berlebihan menyebut sangat profesional.

    Sekedar catatan pojok transparansi dari berbagai sumber mengingatkan bahwa eksistensi Kota Surabaya begitu kuat, melakukan perubahan di era modern dan digital begitu bengakar ke akar rumput, perubahan mengubah image kota menjadi Kota Taman begitu indah. Perubahan bersama warga kota juga begitu menggeliat. Selamat Hari Jadi ke 728 Kota Surabaya. (Jt/bbs/Habis)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan