Senin, 21 Juni 2021
32 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaSurabaya Siapkan Sekolah Tatap Muka

    Surabaya Siapkan Sekolah Tatap Muka

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar persiapan simulasi pembelajaran tatap muka kepada sejumlah perwakilan pelajar jenjang SMP swasta maupun negeri, di SMP Negeri 1 Surabaya, Jalan Pacar, Jumat (16/4/2021). Selain dihadiri langsung 18 siswa, simulasi diikuti pula para pelajar melalui virtual.

    Seusai mengajar kelas simulasi, Eri mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim, terkait mekanisme pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Selain itu, rencananya sekolah tatap muka akan berlangsung pada bulan Juli mendatang.

    Namun begitu, setelah Hari Raya Idul Fitri, Eri bakal melakukan uji coba atau simulasi terlebih dahulu untuk SD – SMP se-Surabaya.

    “Nanti yang jelas uji cobanya itu 25 persen dahulu. Tentunya ini bertahap ya. Siswa-siswi yang ikut simulasi juga bergiliran. Kita selalu bersinergi dengan pemprov melihat arahannya seperti apa. Itu yang kita jalankan,” katanya.

    Baca juga :  Pakar Epidemiolog Dukung Penyekatan Suramadu hingga Angka Positivity Rate Rendah

    Eri menjelaskan, untuk mekanisme pelaksanaan sekolah tatap muka tersebut, berlaku bagi jenjang SD – SMP swasta maupun negeri. Dia juga memastikan, ketika sekolah tatap muka diberlakukan, itu sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

    “Ya seperti ada pencuci tangan, mengenakan masker itu tetap diwajibkan. Kemudian kami lakukan terus pemantuan dan evaluasi tiap sepekan seperti apa perkembangannya,” jelasnya.

    Ia juga mengatakan, seluruh guru yang datang ke sekolah sudah disuntik vaksin. Dari situ lah, dia meyakinkan kepada para orang tua bahwa rencana sekolah tatap muka berlangsung sesuai dengan prokes ketat. Tak ketinggalan pengajarnya pun telah mendapatkan suntik vaksin.

    “Alhamdulillah seluruh guru sudah dilakukan vaksin, sehingga ini yang menjadi keyakinan kita. Dan tetap menjaga prokes,” ujarnya.

    Baca juga :  Surabaya, Bangkalan, dan Pemprov Sepakat Sekat Suramadu dari Dua Arah

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Supomo mengatakan, untuk memastikan kembali semua sekolah sudah sesuai standar prokes, jajaran Dispendik pun akan melakukan pengecekan pada setiap sekolah. Hal itu menjadi penting dilakukan agar memastikan semua sudah sesuai dengan standar prokes.

    “Sekolah itu kita wajibkan sudah harus melakukan simulasi dengan kapasitas 25 persen ya. Jadi sebelum mengarah pada pembukaan sekolah, maka harus simulasi,” katanya.

    Supomo mengatakan, jika wali murid belum berkenan anaknya sekolah tatap muka, maka Dispendik juga tetap melayani pembelajaran dengan menggelar secara daring atau virtual.

    Karena itu, dalam kegiatan ini pun Supomo melibatkan para pakar untuk melakukan pendampingan. Tujuannya, supaya dari pembukaan sekolah tatap buka benar-benar memiliki kajian yang mendalam.

    Baca juga :  Angka Positif Covid-19 di Surabaya Merangkak Naik 

    “Dan tentunya secara medis dibenarkan. Itu berlaku untuk semua sekolah SD-SMP se-Surabaya ya tanpa terkecuali,” tandasnya. (wt)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan