Rabu, 14 April 2021
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPuluhan Bangli di Atas Saluran Jetis Kulon Dibongkar

    Puluhan Bangli di Atas Saluran Jetis Kulon Dibongkar

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Puluhan bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas saluran Jalan Jetis Kulon, Kecamatan Wonokromo Surabaya, ditertibkan. Penertiban mendapat dukungan perangkat RT/RW, (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) setempat hingga warga sekitar.

    Camat Wonokromo Kota Surabaya, Tomi Ardiyanto mengatakan, penertiban bangli dilakukan karena berdiri di atas saluran. Hal itu yang kemudian menyebabkan aliran air tidak bisa lancar dan terjadi genangan. Setidaknya hari ini 40 bangli yang ditertibkan di Jalan Jetis Kulon.

    “Itu di sepanjang Jalan Jetis kulon. Karena jalan itu adalah titik terendah. Memang itu menjadi tempat genangan air kalau hujan,” kata Tomi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (11/3/2021).

    Baca juga :  Pemkot dan Kejari Perak Lanjutkan Kerja Sama Selamatkan Aset Negara

    Dia menjelaskan, sebelum dilakukan penertiban, pada Senin (8/3/2022) lalu pihaknya melakukan sosialisasi dahulu kepada warga sekitar. Terutama warga yang mendirikan bangunan di atas saluran. Hasilnya, warga bersama tokoh masyarakat setempat pun sepakat untuk dilakukan penertiban bangunan.

    “Dan ketika di lapangan banyak sekali masukan-masukan dari warga. Salah satunya pohon-pohon terlalu besar makanya perlu dilakukan perantingan,” jelas dia.

    Menurut Tomi, hasil koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya menemukan bahwa poin permasalahan genangan di lokasi tersebut memang dikarenakan adanya karakter saluran yang belum terkoneksi. Ini lantaran banyaknya saluran yang tertutup oleh bangunan di atasnya.

    “Ada juga yang (saluran) terbuka. Tapi banyak saluran yang kemudian dibuat untuk berjualan, parkir mobil, dapur hingga warkop (warung kopi), rata-rata seperti itu,” ungkap Tomi.

    Baca juga :  Gempa M 6,7: Di Lumajang, Tiga Orang Meninggal

    Tak hanya melakukan penertiban bangunan liar yang berdiri di atas saluran, namun pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) juga melakukan perantingan pohon. Bahkan, untuk mencegah terjadinya genangan, DPUBMP juga melakukan pengerukan sedimen saluran.

    “Rekan DPUBMP juga melakukan pengerukan sedimen sepanjang saluran sekaligus membongkar beberapa lantai atau bangunan milik warga di atas saluran dengan persetujuan warga,” ujar Tomi.

    LPMK Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya, Moch Unsi Fauzi menyampaikan, sebelum dilakukan penertiban pihaknya bersama perwakilan kecamatan dan Lurah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga. Melalui pendekatan secara humanis dan persuasif, warga menyatakan sepakat untuk ditertibkan.

    “Masyarakat menyambut baik penertiban ini. Ini dibuktikan dengan sukarelanya mereka membongkar sendiri lapak dan bangunannya yang menjorok ke jalan dan menutupi saluran,” kata Fauzi.

    Baca juga :  Golkar Jatim Terima Kunjungan KSM Tunas Bangsa

    Bahkan, pria yang juga menjabat Ketua Forum Komunikasi LPMK Surabaya ini mengungkapkan, saat pelaksanaan di lapangan banyak warga yang sangat mendukung. Apalagi penertiban ini dilakukan sekaligus untuk menata wilayah agar kelihatan bersih dan indah. (wt)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan