Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    OpiniTajukKasus Positif Pecah Rekor, Vaksinasi Covid-19 Jangan Kendorkan Prokes

    Kasus Positif Pecah Rekor, Vaksinasi Covid-19 Jangan Kendorkan Prokes

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi WartaTransparansi

    Kasus baru positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pecah rekor dengan tambahan 11.278 kasus. Dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta juga memecahkan rekor penambahan kasus dengan 3.476 kasus baru.

    Kemudian disusul Provinsi Jawa Barat terus membuntuti dengan 1.755 kasus dan Provinsi Jawa Tengah dengan 1.475 kasus. Sementara Jawa Timur masih dalam batas kewajaran dengan 815 kasus baru. Menunjukkan bahwa penanganan dan pengendalian Covid-19 di Jawa, harus lebih serius dan lebih hebat lagi.

    Penambahan kasus secara nasional, walaupun Provinsi Gorontalo dan Maluku nihil alias tidak ada penambahan kasus baru, tetapi menjadi terbanyak sepanjang masa pandemi Covid-19, merupakan peringatan bahwa ancaman penyebaran virus Corona dan mutasinya masih berbahaya.

    Baca juga :  Tiga Fokus PMI Jatim Perkuat Kehidupan Normal Baru

    Data dari Satgas Penanganan dan Pengendalian COVID-19 pada Rabu (13/1/2021)
    sebagai berikut;

    1. DKI Jakarta 3.476
    2. Jawa Barat 1.755
    3. Jawa Tengah 1.475
    4. Jawa Timur 815
    5. Sulawesi Selatan 648
    6. Kalimantan Timur 507
    7. Di Yogyakarta 319
    8. Bali 268
    9. Banten 185
    10. Nusa Tenggara Timur 171
    11. Sumatera Barat 170
    12 Riau 138
    13. Kalimantan Utara 134
    14. Sulawesi Tengah 113
    15. Lampung 108
    16. Sumatera Utara 96
    17. Sulawesi Utara 94
    18. Sulawesi Tenggara 91
    19. Bangka Belitung 88
    20. Sumatera Selatan 80
    21. Jambi 78
    22. Kalimantan Tengah 74
    23. Kalimantan Selatan 69
    24. Papua 61
    25. Maluku Utara 54
    26. Bengkulu 51
    27. Nusa Tenggara Barat 33
    28. Kalimantan Barat 33
    29. Kepulauan Riau 28
    30. Aceh 24
    31. Papua Barat 24
    32. Sulawesi Barat 18
    33. Gorontalo 0
    34. Maluku 0

    Baca juga :  Hebat Bermartabat Kota Pahlawan Zona Kuning dan Level1

    Mengingat penambahan dari Jawa -Bali mencapai tertinggi 8.293 kasus baru, juga memecahkan rekor, maka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali wajib dilaksanakan dengan disiplin tinggi.

    Protokol kesehatan (Prokes) dengan kewajiban masyarakat 3M (memakai masker, mencuci tangan hingga bersih, menjaga jarak) tetap terjaga. Demikian juga kewajiban pemerintah melakukan 3T (testing, tracing dan treatment) juga terus dilakukan, sehingga sama-sama berjalan dengan baik.

    Bahkan hari pertama Vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Sinovac diawali penyuntikan si lengan kiri Presiden Joko Widodo beserta jajaran pejabat tinggi negara dan tokoh agama juga tokoh masyarakat, serta publik figur di Istana Negara, Rabu (13/1/2021), bukan berarti Prokes kemudian kendor.

    Baca juga :  Berharap Pejabat Eselon II Jatim Membangun “Collective Intelligence”

    Oleh karena itu, walaupun Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai dan diperkirakan secara menyeluruh hingga pertengahan 2022, maka jauh lebih hati-hati menjaga diri supaya jangan sampai terinfeksi virus Corona. Jangan kendor sedikit pun mematuhi Prokes. (*)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan