Minggu, 21 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    OlahragaKetua PSSI Jatim Ahmad Riyadh: Penundaan PD U-20 Untuk Keselamatan dan Kemanusiaan

    Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh: Penundaan PD U-20 Untuk Keselamatan dan Kemanusiaan

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Piala Dunia U-20 2021 resmi dibatalkan FIFA. Hasil pertemuan Council FIFA (24/12) kemarin memutuskan perhelatan Piala Dunia U-20 digelar pada 2023 mendatang. Keputusan ini ditanggapi positif Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur.

    “PSSI Jatim, PSSI pusat bahkan Pemerintah Republik Indonesia sangat memahami keputusan FIFA. Di atas semua itu memang yang terpenting adalah keselamatan dan kemanusiaan. Kalau memang kalkulasi FIFA kegiatan tersebut tidak akan maksimal digelar di tengah pandemi, maka keputusan tersebut adalah tepat dan kami akan mengikuti,” ujar Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, Jumat (25/12).

    Meski Piala Dunia U-20 dibatalkan, dia menyebutkan pemkot Surabaya jadi lebih memiliki waktu untuk berbenah. Terutama menyelesaikan renovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sebagai venue pertandingan dan beberapa lokasi lain seperti Stadion Gelora 10 November (G10N) sebagai lapangan pendamping.

    Baca juga :  LaNyalla Pacu Semangat Atlet Tenis Meja Jatim untuk PON Aceh-Sumut

    “Penundaan itu menjadi penting untuk menjaga kualitas tuan rumah. Mungkin ini adalah kesempatan kami bersama Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya untuk lebih mengidentifikasi apa yang bisa kami mantapkan lagi,” tutur Riyadh.

    Lantas apa yang akan dilakukan Asprov PSSI Jatim? Riyadh mengatakan pihaknya tetap memberikan supervisi terkait persiapan Surabaya dan venue pertandingan maupun latihan. Apalagi secara infrastruktur pemkot Surabaya sudah bekerja keras mempersiapkan. “Kami akan terus melakukan apa-apa yang menjadi kewajiban,” ujarnya.

    Riyadh juga berharap agar pandemi segera berakhir. Dan semua agenda sepak bola di Indonesia bisa kembali digelar. “Kompetisi adalah bagian penting dari persiapan para pemain untuk tampil di Piala Dunia U-20 dan ajang lain. Tanpa kompetisi yang kompetitif dan mencukupi, pemain tidak akan bisa tampil maksimal nantinya,” pungkas pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI itu. (dik)

    Reporter : Dian Kurniawan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan