“Di dalam Inpres tersebut, Presiden menugaskan Menteri Koordinator PMK, dan 11 Menteri terkait lainnya. Termasuk Kapolri, Gubenur dan Bupati serta Walikota se Indonesia,” urainya.
Dikatakan, Presiden meminta kepada yang mendapat tugas dalam Inpres itu, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan, secara terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing kementerian atau lembaga, untuk melakukan peningkatan prestasi sepakbola nasional.
Masih menurut LaNyalla, sepakbola Indonesia akan semakin maju melalui pengembangan bakat, peningkatan jumlah dan kompetensi wasit dan pelatih sepakbola, pengembangan sistem kompetisi berjenjang dan berkelanjutan, serta pembenahan sistem dan tata kelola sepakbola.
“Artinya pemerintah serius melakukan pembinaan sepakbola nasional. Tinggal sekarang kita, stakeholder sepakbola, khususnya insan sepakbola, mulai dari SSB hingga PSSI dan KONI menyelaraskan langkah,” tuturnya.
Tidak itu saja, Senator asal Jawa Timur ini menilai momentum tuan rumah Piala Dunia U-20 di Indonesia harus menjadi gelora semangat insan sepakbola nasional untuk terus berbenah.
Sejumlah senator ikut mendampingi LaNyalla dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung. Mereka adalah Ketua Komite I DPD RI Fahrul Razi, Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI Ahmad Bastian, Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Senator asal Lampung Jihan Nurlela, dan Senator asal Sumatera Selatan Jialyka Maharani. (rls/jt)





