Senin, 22 Juli 2024
31 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanGolkar Jatim Mematok Kemenangan 68 Persen di Pilkada Serentak

    Golkar Jatim Mematok Kemenangan 68 Persen di Pilkada Serentak

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Meski ada beberapa pasangan calon berasal dari kalangan profesional atau non kader, namun DPD Golkar JawaTimur berani mematok kemenangan diatas 68 persen pada Pilkada serentak yang akan berlangsung 9 Desember akan datang.

    Hasil evaluasi oleh tim Pilkada DPD dan setelah tim pilkada terjun ke daerah daerah, target 68 persen tersebut isyaallah akan tercapai. “Bahkan bisa lebih,” ungkap Ketua DPD Golkar Jawa Timur M.Sarmuji ketika melaporkan kondisi Jawa Timur, dalam Rakornis Bappilu & BSN (Badan Saksi Nasional) melalui firtual, Jumat (25/9) malam.

    Dalam rakornis DPP Partai Golkar yang di pimpin Wakil Ketua Umum Nurdin Halid, malam itu M. Sarmuji, yang juga anggota Komisi Xl DPR RI juga melaporkan potensi kemenangan dibeberapa kabupaten/kota.

    Baca juga :  Rekom PKS Turun, Khofifah : Insya Allah Menjadi Penguatan  Sinergi Produktif

    Di Jawa Timur ada 19 kabuaten/kota yang menyelenggarakan pilkada, dari 19 itu Golkar berani menampilkan para mantan birokrat, contohnya saja Surabaya, Golkar mengusung Irjen Pol. Machfud Arifin, mantan Kapolda Jawa Timur dan wakilnya mantan Dirut PDAM Mujiaman Sukirno.

    Lalu ada Yuhronur Effendy,mantan sekda Kabupaten Lamongan. Dua orang ini tidak asing lagi dan figurnya sangat dikenal disemua elemen masyarakat. Dua pasangan tersebut potensi menang. M. Sarmuji juga menyebut Sidoarjo dimana Bambang Haryo berpasangan dengan  H. Moch. Taufiqulbar.

    Selain Surabaya dan Sidoarjo, kemanangan akan didapat di Pilkada Kota  Pasuruan yang mengusung kadernya sendiri yakni Syaifullah Yusuf (Gus Ipul/PKB) – Adi Wibiwo (Golkar). Lalu Tuban,  Lamongan, Pacitan, Kab. Blitar, Ngawi, Kab. Kediri, Kab. Malang, Situbondo, Kab. Ponorogo dan kabupaten Gresik.

    Baca juga :  DPRD dan Pemerintah Setujui Nota Perubahan KUA PPAS APBD Jatim

    Untuk memenangkan calon calon kita yang bertarung di Pilkada, kata M. Sarmuji, DPD Golkar Jawa Timur juga sudah membentuk tim supervisi. Tim ini bekerja diluar tim pemenangan yang dibentuk oleh calon itu. Tim ini bekerja independen karena harapannya bisa mendapat informasi secara utuh dari masyarakat.

    Saat ini tim ini sudah bekerja, turun lapangan, melakukan diskusi secara mendalam dengan calon walikota – wakil walikota, dan calon bupati – wakil bupati, serta memberikan rekomendasi rekomendasi.

    Golkar Jawa Timur allout memenangkan calonnya dengan menurunkan tim pilkada dan anggota DPRD di masing masing Dapilnya, kata Sarmuji dalam laporan kepada piminan sidang Nurdin Halid.

    Hingga saat ini Rakornis Bappilu & BSN DPP Partai Golkar tengah berlangsung. Setelah menerima laporan dari semua provinsi dilanjutkan dengan sidang komisi A bidang Pemenangan Pemilu dan Komisi B yang membidangi masalah BSN (Badan Saksi Nasional).

    Baca juga :  Rekom PKS Turun, Khofifah : Insya Allah Menjadi Penguatan  Sinergi Produktif

    Sementara itu pimpinan sidang Nurdin Halid mengaku sangat lega setelah mendengar laporan Ketua DPD Jawa Timur. “Saya gembira atas kebersamaan dan keseriusan ketua dan jajaran dalam memenangkan paslonnya. kata Nudin singkat.(min)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan