Masih lanjut kata Susanto sampai sekarang lingkungan cukup terjaga sehingga pandemi ini mudah-mudahan seterusnya tidak berkembang di lingkungan kepuh dan desa kalirejo kecamatan Kabat. Pada Desa Kalirejo untuk mengikuti lomba ini adalah mewakili untuk desa-desa yang lain, agar masing-masing dapat mempersiapkan diri untuk terbentuknya lingkungan-lingkungan Dusun tangguh sehingga mampu menerapkan protokol kesehatan di setiap warganya
Jadi sudah layak untuk kegiatan ini terdukung sinerginya, jika warga atau masyarakatnya selalu ada kesadaran untuk melaksanakan kegiatan protokol kesehatan dengan perubahan persiapan new normal kebiasaan ini tetap dilakukan oleh semua Lini jajaran Satgas maupun masyarakat,” imbuh Susanto.
Tim penilai dari Polresta Banyuwangi melalui kaur bin Ops (KBO) binmas iptu Sugeng mengatakan dihadapan awak media bahwa untuk kampung tangguh Semeru di desa Kalirejo sudah layak namun tetap kita sebagai manusia pasti ada kekurangan dan nanti dari beberapa tim ini mengajukan setelah itu nanti adu argumentasi siapa nanti yang layak menjadi juara.
Semuanya hanya tinggal nanti siapa yang jadi juara kampung tangguh Semeru dan dapat meningkat lagi menjadi kampung tanggung Nusantara berarti nanti sudah tingkat nasional,” jelas Sugeng.
Sudah saya cek dari kelompok-kelompok kesehatan dan sebagainya dari logistik, transportasi, religi atau agama ini udah saya cek semuanya yah Alhamdulillah semuanya sudah punya ruangan, nanti kalau enggak hari Selasa atau Rabu ini adu argumentasi untuk penentuan juara 1 dan juara 2,” pungkas Iptu Sugeng yang pernah menjabat wakapolsek kabat juga. (Yin)





