“Program ini sudah lama berjalan dan rintisannya sudah sejak tahun 2017. Kelambatan ini semata mata karena kita perlu hati-hatian. Kita ingin kepastikan agar setiap sesuatu yang diberikan oleh Menpora itu bisa di pertanggungjawabkan,” kata Menpora Zainudin Amali.
Saya tidak mau terburu-buru. Artinya proses harus sesuai supaya kami bisa selamat dan tidak bermasalah untuk Kemenpora dan Pondok kita di kemudian hari.
“Dengan cara demikian Insya Allah tidak ada masalah apa pun,” jelasnya.
Presiden Pak Jokowi memberikan perintah kepada Kemenpora untuk serius menangani pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama pembentukan karakter kepada generasi muda. Oleh karena itu kita harus serius dalam pembangunan pembentukan karakter yang ber Pancasila dan berbudaya bangsa Indonesia. (min)





