Namun, dirinya merasa terpanggil untuk membantu mencari solusi yang terbaik terkait hal tersebut, mengingat banyak korban First Travel bukan kelompok masyarakat berada.
“Nanti semua kita sama-sama mencoba untuk memberikan solusi dan termasuk teman-teman korban untuk sebagian (kelompok yang mampu), kami berharap dapat merelakan mengikhlaskan,” harapnya.
“Yang terpenting kita utamakan bagi yang sulit. Kita akan coba konsepnya sama-sama. Kami merasa terpanggil untuk mudah-mudahan lah ya kita nggak akan menjanjikan banyak tapi saya kira pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan,” imbuhnya. (wt)





