Kediri  

Masuk Gedung Dewan Setelah Dua Kali Gagal

Mengenal Katino, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri

Masuk Gedung Dewan Setelah Dua Kali Gagal
Foto : Katino.Amd, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri,periode 2019-2024
KEDIRI – Mendengar nama Katino, memang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Kota Kediri. Lekaki yang mengawali karirnya sebagai aktivis dan aktif memperjuangkan kesejahteraan rakyat kecil, akhirnya diberi amanah rakyat menjadi anggota DPRD Kota Kediri periode 2019-2024.
Tak hanya itu, sosok yang akrab dipanggil Mas Tino itu, juga berhasil menduduki kursi pimpinan DPRD setelah partainya berhasil memperoleh empat kursi dan berhak menduduki salah satu kursi pimpinan.
Menelisik akan biografi Katino, merupakan salah satu politikus Partai Gerindra dari kalangan lini bawah, tapi berhasil melenggang ke ‘Gedung Mayor Bismo’ atau alamat kantor DPRD Kota Kediri.
Bahkan, kisah perjalanan hidupnya terbilang keras dan lebih malang melintang di jalanan.Tapi, tanpa dinyana, Katino yang awalnya susah akhirnya sukses duduk di kursi empuk di lembaga terhormat, hingga bisa menjadi inspirasi dan motivasi.
Selama aktif di berbagai organisasi, Katino mengaku bukan mengejar kebutuhan duniawi semata.Baginya, membantu dan memperjuangkan rakyat akar rumput dari ketidakadilan menjadi acuan hidupnya.
“Saya sering terobsesi membantu kaum marginal yang terpinggirkan oleh program pemerintah, seperti pendidikan dan kesehatan” katanya, dihubungi, Senin (14/10/2019).
Katino juga bercerita, ketertarikan melirik partai politik saat dirinya bergabung Partai Gerindra. Dari kegiatan berpartai, Pileg 2009 silam, dirinya mencalonkan diri sebagai caleg di Dapil Pesantren yang berujung kegagalan.
Dari kegagalan duduk di kursi parlemen waktu lalu, membuat dia kembali melakoni aktivitas memperjuangkan hak-hak pendidikan dan kesehatan masyarakat yang dianggapnya masih belum maksimal diberikan pemerintah. Namun,  berjalanya waktu, Katino masuk dalam struktural Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua.
Hingga akhirnya, Pileg 2014, Katino mencalonkan diri lagi sebagai caleg. Namun, kali ini dia berangkat dari Dapil Kota, yang juga menuai kegagalan.
” Ketika itu, suara saya nomor dua dan kembali gagal” kisahnya.
Namun, kegagalan menjadi tempaan berharga Katino untuk mewujudkan impian dan cita-citanya. Puncaknya, tahun 2018, dia mendapatkan jatah PAW, setelah rekan separtainya pamit untuk melompat ke partai lain,
Dalam keanggoataanya menjadi DPRD Kota Kediri periode 2014-2019, Katino hanya menjabat 8 bulan. Dari kesempatan inilah dimanfaatkan secara maksimal untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat sebagai bekal Pileg 2019-2014.
Alhasil , perjuangannya mendapat simpati masyarakat hingga kembali duduk menjadi Wakil Rakyat. Karena, Partai Gerindra mendapatkan 4 Kursi dan mendapatkan jatah pimpinan dewan,  Ketua DPC Gerindra mengajukan namanya untuk mewakili menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Kediri.
” Visi dan Misi saya, tetap berusaha memperjuangkan hal terpenting dalam kehidupan, yakni Pendidikan dan kesehatan.Dalam PAK kemarin juga sudah dibahas, pendidikan yang utama” pungkasnya. (bud)