Sabtu, 13 April 2024
30 C
Surabaya
More
    LapsusTradisi Kehidupan Jalanan Mirip Vampire

    Laporam Transparansi Djoko Tetuko dari Eropa (13)

    Tradisi Kehidupan Jalanan Mirip Vampire

    BUDAPEST, HUNGARY – Potret kehidupan jalanan waktu malam, di Praha dan Budapest tidak berbeda jauh, hampir semua pasangan muda mudi, dan kelompok keluar malam, seperti pola kehidupan vampire.

    Setelah matahari terbenam semua sudut kota dan pusat keramaian, dihiasi sekelompok komunitas dengan rokok, minuman alkohol dan bercengkerama layaknya bercinta. Romantis, mesra, meruah, tumpa cinta.

    Kehidupan malam di dua kota kesohor itu, rata-rata setelah matahari tenggelam sampai terbut fajar atau waktu subuh di Indonesia, mereka eksis di jalan dan pusat keramaian malan. Bergan dengan tangan, bersendau gurau, bermimpi dalam romantika cinta, dan kadang berteriak teriak meluapkan kegembiraan, setelah itu sekitar pukul 05:00 (05:15 waktu subuh di sini, terbit fajar) mereka semua lenyap seperti ditelan bumi, diangkat makhluk ghoib ke langit.

    “Praha dan Budapest sesuai cerita teman-teman dan saya menyaksikan sendiri asyik untuk menikmati semua sudut kota malam hari. Jadi enak dipakai keliling malam hari,” kata Syarifudin yang juga 3 minggu laku baru, berkunjung ke Ceko dan Austria dan negara sekitarnya.

    Tradisi kehidupan malam, menurut salah satu pemilik apartemen di Praha, kehidupan sampai pukul 05:00 hampir di seluruh negara Eropa yang populer seperti itu. Itu saya sebut seperti pola kehidupan vampire.

    Menurut Kamis, Vampir adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain. Meskipun kepercayaan terhadap setan penghisap darah terdapat dalam berbagai budaya dan telah ada sejak zaman kuno, istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur.

    Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan vampir di Eropa.

    Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam (mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup) sedangkan di Eropa Barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah. Adalah cerita The Vampyre (1819) karangan John Polidori yang membentuk citra tersebut.

    Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke-19.dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney the Vampire dan bahkan Dracula.

    Tradisi dan budaya kehidupan malam sampai jelang terbit fajar, ketiak sering mendapat penugasan di Papua merupakan tradisi masyarakat muda mudi Papua dengan sebutan “malam penghabisan”, mereka menikmati minuman alkohol di setiap sudut kota, kadang berteriak teriak karena mabuk atau meluapkan rasa gembira, dan berakhir ketika fajar mulai menyingsing.

    Kehidupan seperti juga ada di komunitas sebagai muda mudi Manado, itu ketika penulis tinggal di ujung utara Sulawesi tahun 90 an. Juga sekarang di beberapa kota di Jawa dengan model Warkop (warung kopi berWIFI) bedagang sampai fajar mulai menjadi budaya baru.

    Kehidupan dunia malam dengan lebel kenikmatan bersama alkohol, memang bukan tradisi bangsa Indonesia dan di negara Eropa sudah lumrah atau biasa.

    “Di Indoensia sebaiknya, mengikuti pola hidup normal yang Islami yang sudah ditanamkan orang tua kita sejak dahulu. Pagi, siang dan sore bekerja dan beribadah, malam hingga fajar istirahat juga dengan ibadah. InsyaAllah kehidupan akan lebih tertata dengan baik,” tandasnya.

    Ya memotret kehidupan jalanan malam dan kehidupan malam, merupakan sebuah potret sejati tradisi dan budaya, bagaimana menjadi sebuah tauladan yang baik, maka membandingkan kehidupan dengan memilih yang baik merupakan pilihan yang tepat. Hidup normal yang Islami, siang bekerja dan ibadah,malam istirahat dan beribadah. (jt)

    Reporter : Djoko Tetuko

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan