“Jika, tidak segera dimulai dan ditanamkan sejak dini oleh para orang tua di rumah, maka nilai-nilai tersebut akan musnah,” ujarnya.
Tak hanya itu, etika dan sopan santun juga bisa menjadi modal bagi seorang anak dalam bekerja atau berinteraksi dengan orang yang lebih tua. Karena, sikap sopan santun akan menentukan keberhasilan seorang anak di masa mendatang.
“Saya memiliki teman anaknya lulus tes karena etika dan sopan santunya. Ketika dia menunggu di tempat tunggu tes dia melewati banyak orang dan mengucapkan rasa permisi dan membungkukkan badan sebagai bentuk sikap sopan. Sedangkan, yang lain acuh dan mementingkan gadgetnya,” ujarnya.
Gadget menurutnya, merupakan salah satu musuh para orang tua di era milenial. Alasannya, gadget bisa menjadi guru, orang tua bahkan orang dekat kita.
Jika dahulu, sebagai orang tua ketika bangun tidur langsung mencari orang tua, sekarang bangun tidur langsung mencari gadget.
“Ini sangat bahaya, anak zaman dahulu bangun tidur langsung mencari ibunya masak apa bu. Tapi anak sekarang langsung mencari gadgetnya kita malah dilupakan. Maka, kita juga harus belajar tentang isi dari gadget anak kita. Jangan sampai kita tidak tahu dari isi gadget anak kita,” tegasnya. (min)





