Rudiantara juga memberikan apresiasi atas kerja keras para pimpinan dan pegawai yang telah membuat Kementerian Kominfo meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan selama tiga tahun berturut-turut.
“Selain itu, prestasi lain yang patut diapresiasi adalah tingginya penyerapan anggaran pada tahun 2018. Tahun lalu pencapaian kita tertinggi 94 persen,” katanya.
Mengakhiri sambutan, Menteri Kominfo mengucapkan selamat kepada para pegawai yang menduduki jabatan barunya seraya berharap agar mereka mendapatkan pengalaman baru yang lebih baik.
“Saya ucapkan selamat kepada yang rotasi, artinya mendapatkan kesempatan untuk melihat dari tempat yang lain, dan juga terutama juga kepada yang promosi, promosi itu artinya tanggung jawabnya lebih besar,” katanya.
Terhadap pejabat yang menjalani rotasi, Menteri Kominfo menyatakan akan semakin kaya dengan lingkungan kerja beragam. “Yang rotasi juga harus bersyukur karena merupakan pemerkayaan lingkungan kerja kita. sesungguhnya harusnya kita ini merasa tidak betah kalau kita berada dalam posisi yang sama dalam kurun waktu katakan 2 tahun 3 tahun,” jelasnya.
Menteri Kominfo berpesan agar semua pejabat yang dilantik harus bisa membawa perubahan. “Yang rotasi terutama yang promosi di posisi yang baru harus membawa perubahan,” tandasnya.
Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Jabatan Pengawas ini diselenggarakan untuk melaksanakan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 613 tahun 2019 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil ke dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Jabatan Pengawas. Dalam pelantikan kali ini terdapat 120 orang PNS dari kantor pusat maupun UPT yang melakukan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas. Acara yang berlangsung selama satu jam itu dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf Kementerian Kominfo. (wt)





