Disebutkan, dari 52 titik pelabuhan yang dipantau, pihaknya mencatat 20 pelabuhan yang paling banyak terjadi pergerakan. Adalah Pelabuhan Batam yang mengangkut penumpang tertinggi mencapai 240.545 orang.
Adapun 20 pelabuhan tersebut antara lain Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Tanjung Buton, Ternate, Tanjung Perak, Makassar, Tarakan, Balikpapan, Baubau, Tanjung Uban, Dumai, Ambon, Selat Panjang, Sorong, Manado, Tanjung Priok, Kendari, Tanjung Emas, dan Parepare.
“Dari pola ini kita cermati pergerakan paling besar di Pulau Sumatra, terutama perbatasan dengan Malaysia, karena banyak migran kita kerja di sana. Juga di Ternate, karena mayoritas banyak muslim dan pendatang dari Makassar, sehingga mereka pulang ke selatan. Yang signifikan juga di Sorong, banyak pekerja asal dari Jawa, Makassar, itu juga menimbulkan lonjakan cukup padat,” Jelas Wisnu.
Turut hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi, Dirjen Perhubungan Kereta Api Kemenhub Zulfikri, Deputi 1 Kantor Staf Presiden Darmawan Prasodjo,dan Kasubbag Dalops Korlantas Polri AKBP Dhafi. (wt)





