Sabtu, 13 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaUNICEF Pelajari Sistem Kerja Command Center 112

    UNICEF Pelajari Sistem Kerja Command Center 112

    Surabaya – Sejumlah perwakilan UNICEF, mengunjungi Mal Pelayanan Publik di Gedung Siola, Surabaya, Selasa, (27/11/2018).

    Kunjungan kali ini, menindaklanjuti komitmen bersama antara Pemkot Surabaya dengan pemerintah kota di Asia Pasific dan UNICEF. Terutama dalam melanjutkan momentum Growing Up Urban Surabaya pada Mei 2018, dan sesi Child Friendly City pada pertemuan 7th UCLG ASPAC Congress 2018 pada September 2018 lalu.

    Beberapa perwakilan yang berkunjung ke Siola, Chief of Communication dari UNICEF Regional Office untuk East Asia dan Pacific, Ms. Caroline Den Dulk dan Mr. Marc Vergara selaku Chief of Communication and Public Advocacy UNICEF Indonesia, serta Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, Arie Rukmantara.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya M. Taswin yang menyambut perwakilan UNICEF ini mengatakan, kunjungan UNICEF kali ini untuk mempelajari tiga hal. Yakni, pelayanan administrasi kependudukan untuk anak dan keluarga yang cepat dan singkat, sistematika kerja dan operasi Command Center 112 Kota Surabaya yang terbukti efektif, dan bertemu dengan beberapa pelaku usaha muda di bidang teknologi digital di Koridor.

    Baca juga :  Open Hause Khofifah Ajang Pererat Silaturahmi dan Kuatkan Hablumminannas

    “Kami sudah menyampaikan sekilas tentang tiga hal itu, dan selanjutnya mereka langsung diajak berkunjung ke beberapa fasilitas public itu,” kata Taswin seusai melakukan pertemuan dengan kedua perwakilan UNICEF.

    UNICEF Pelajari Sistem Kerja Command Center 112
    UNICEF Pelajari Sistem Kerja Command Center 112

    Menurut Taswin, beberapa fasilitas yang akan dipelajari itu, memang menjadi salah satu andalan Surabaya, baik di dalam maupun di luar negeri. Bahkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, seringkali menjelaskan berbagai inovasi itu saat menjadi pembicara. “Berbagai fasilitas ini sudah terbukti bermanfaat bagi masyarakat,” kata dia.

    Seusai pertemuan, perwakilan UNICEF diajak meninjau ruangan Command Center 112. Di pusat komando itu, perwakilan UNICEF mendapatkan penjelasan detail tentang system kerja Command Center 112 dari jajaran Pemkot Surabaya.

    Baca juga :  Khofifah : Tuntaskan Rasa Rindu Dikampung dengan Berwisata dan Kuliner

    Setelah puas melihat Command Center 112, mereka meninjau ruangan pelayanan anak berkebutuhan khusus, dan juga Puspaga. Mereka terkagum-kagum dengan pelayanan itu. Selanjutnya, mereka diajak ke Koridor untuk berdiskusi dengan para pelaku startup di Surabaya. Beberapa perwakilan ini pun terlihat ‘cair’ ketika berdiskusi dengan anak muda yang semuanya sudah memiliki startup. Anak muda ini juga menjelaskan berbagai fasilitas Pemkot Surabaya yang telah diberikan kepada mereka untuk terus berinovasi dan berkarya.

    Setelah itu, mereka juga melihat Mal Pelayanan Publik, termasuk pelayanan administrasi kependudukan, baik bagi masyarakat Surabaya maupun bagi anak-anak dan keluarga yang terkenal cepat dan singkat.

    Usai mempelajari berbagai inovasi di Gedung Siola, Chief of Communication dari UNICEF Regional Office untuk East Asia dan Pacific, Ms. Caroline Den Dulk mengakui bahwa berbagai fasilitas di Gedung Siola ini sangat keren, baik dari segi gedungnya maupun penjamuannya. “Keren banget bisa ke sini, dari gedungnya dan juga menjamu orang yang datang ke sini. Ini sangat menarik,” kata Caroline Den Dulk.

    Baca juga :  Usai Shalat Id di Taman Surya Wali Kota Eri Langsung Open House di Rumah Dinas

    Pada kesempatan itu, ia juga memuji system kerja Command Center 112 yang bisa membantu berbagai masalah di Kota Surabaya. “CC room keren banget karena bisa mengawasi kota dari sini. Koridor itu juga sangat keren karena anak muda bisa belajar dan bisa mengembangkan startupnya,” ujarnya.

    Ia mengaku, berbagai inovasi yang ada di Gedung Siola, termasuk Koridor dan Command Center 112, bisa menjadi contoh yang baik untuk bisa diterapkan pula di daerah lain. “Pelajaran yang bisa dicontoh adalah cara kerja Koridor yang mengajak anak-anak muda untuk membangun masa depan kota dan negara. Bagaimana mereka membangun dan mengembangkan bisnis mereka. Dan ini adalah contoh yang baik untuk bisa diterapkan di daerah lain,” katanya. (wt)

    Editor : Nakula

    Redaktur : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan