Persebaran pasar tradisional dan pasar modern terhadap titik pusat kota dimana pusat pemerintahan Balai Kota Surakarta sebagai acuan dengan membuat ring lingkaran setiap satu kilometer hingga titik terjauh sampai dengan sepuluh kilometer untuk mengetahui persebaran pasarnya terhadap pusat kota.
Hasilnya adalah perkembangan ataupun persebarannya tidak bergantung pada kawasan central business district (CBD) karena beberapa pasar tradisional telah ada sebelum terbentuknya kawasan tersebut, sedangkan untuk pasar modern perkembangannya lebih dipengaruhi atau berada pada jalur utama menuju kawasan central business district (CBD).
Aksesibiltas berdasarkan fungsi jalannya tidak berpengaruh pada pasar tradisional namun pertumbuhan pasar modern akan sangat memperhatikan konektifitasnya terhadap klas fungsi jalannya.