KH Romanto S.Pdi MPd: Akad Nikah, Pernjanjian Agung yang Disaksikan Malaikat

KH Romanto S.Pdi MPd: Akad Nikah, Pernjanjian Agung yang Disaksikan Malaikat

Firman Alloh,
“Ar-rijalu qowwamuna ‘ala an-nisa”, kata Ustad Romanto, adalah penggalan Surat An-Nisa ayat 34 yang menegaskan bahwa laki-laki (suami) adalah pelindung, pemimpin, dan penanggung jawab perempuan (istri). Hal ini didasarkan pada kelebihan fisik/fitrah serta kewajiban memberi nafkah. Ayat ini menekankan tanggung jawab pengayoman, bukan penindasan

Ust KH Romanto S.Pdi, MPd, menegaskan bagi isteri menjaga ikatan suci ini, dengan taat atau berbakti kepada suami dengan sholat 5 waktu, puasa Romadlon, dan menjaga kehormatan keluarga, sebagaimana hadits yang menyebutkan; bahwa isteri yang baik menjaga atau mampu menutup aurat, dalam bentuk melindungi semua hal berkaitan dengan menciptakan keimanan dan ketakwaan dalam rumah tangga, sehingga akan terwujud keluarga sakinah, mawadda wa rohmah.

Suami dan isteri, lanjut Ustad Romanto, ibarat pakaian sebagai surat Al-Baqarah ayat 187, yang bermakna saling menutupi aib/kekurangan, melindungi, memberi rasa aman (sakinah), dan menghiasi satu sama lain. Pasangan adalah tempat terdekat untuk berbagi kehangatan, kenyamanan, dan penjaga kehormatan masing-masing.

Menurut Ustad Romanto, makna paling baik adalah, “Suami Istri Ibarat Pakaian” islah
menutupi aib dan kekurangan: Pakaian menutupi aurat dan kekurangan tubuh. Begitu pun suami istri, wajib menutup rapat kekurangan, aib, dan masalah rumah tangga dari orang lain.

Juga, lanjutnya, memberi perlindungan, karena pakaian melindungi tubuh dari panas dan dingin. Suami istri saling melindungi dari bahaya, memberikan kehangatan emosional, empati, dan ketenangan hati. (Djoko Tetuko)