“Manasik ini harus diikuti dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci,” ujarnya.
Selain kesiapan ibadah, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan stamina yang baik serta kesiapan mental yang kuat.
Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan sehat walafiat.
Diketahui, calon jamaah haji Kabupaten Blitar tahun ini terdiri dari berbagai rentang usia, dengan jamaah tertua berusia 90 tahun dan termuda 18 tahun. (*)





