Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin : Ancaman terhadap Negara ke Ranah Informasi, Opini Publik, dan Psikologis

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin : Ancaman terhadap Negara ke Ranah Informasi, Opini Publik, dan Psikologis

Bahkan, melalui pemberitaan yang
akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, pers turut menciptakan ruang informasi yang sehat, mencerdaskan
masyarakat, serta memperkuat nalar kritis publik dalam menghadapi hoaks, propaganda, dan manipulasi
informasi.

Bahkan ditegaskan bahwa penyelenggaraan Retreat Persatuan Wartawan Indonesia Tahun 2026 merupakan upaya bersama untuk
memperkuat peran insan pers di tengah dinamika masyarakat dan pesatnya perkembangan informasi.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembekalan teknis, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, melalui rangkaian kegiatan yang disusun secara terarah, para peserta dibekali pemahaman mengenai peran strategis pers dalam menjaga ketahanan informasi
nasional. Retreat ini sekaligus mendorong peningkatan
profesionalisme wartawan, penguatan etika jurnalistik, serta penegasan tanggung jawab sosial dalam menyajikan
informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat, guna memperkuat kepercayaan publik terhadap pers.

Ditegaskan, melalui kegiatan ini, diingatkan kembali bahwa
pertahanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat militer, melainkan menjadi tanggung jawab
bersama seluruh komponen bangsa, termasuk insan pers.

“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi, serta
menjaga integritas dalam setiap langkah pengabdian bagi bangsa dan negara,” tegasnya. (*)

Penulis: Djoko Tetuko