Target Bebas Hukum, Kepala SMAN dan Komite Dapat Pelatihan Manajemen Mutu Sekolah
"Kalau niat ikut memperbaiki akhlak, ikhlas menyampaikan ilmu yang bermanfaat. Jadi, dalam konteks mendidik semua pihak harus ikut terlibat," ungkap Kiswanto.
Muhasabah, lanjut Kiswanto merupakan pemenuhan standar pendidikan yang terangkum dalam konsep berkesinambungan, mulai proses perencanaan tertuang dalam RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah), program pelaksanaan yang sesuai dan pertanggungjawaban dari kegiatan yang terukur, tertelusur dan terstruktur.
"Kalau kita lengah, administrasi tidak terjaga, maka potensi menimbulkan perdebatan dan permasalahan di belakang hari, kita (sekolah, pendidik, komite) bisa terjerat kasus hukum. Tugas kita amanah dan di akhir tugas, tidak dipanggil APH. Bebas," ulasnya.
Sebelumnya, Kepala MKKS SMAN se Sidoarjo, Dr. Eko Redjo Sunariyanto, SPd, MPd, melaporkan, kegiatan pelatihan Manajemen Mutu Sekolah diikuti 109 peserta dari unsur Kepala SMAN, Waka, Ketua Komite SMAN dan pengurus bendahara sekolah.
"Kami berharap dari kegiatan Pelatihan Mutu Sekolah MKKS SMAN se Sidoarjo. Kehadiran Narasumber Prof. Dr. Martadi MSn, Dr Faris Hardian dan Hika Wahyu, menjadi bekal sistem pendidikan yang akuntabel dan bebas masalah," tukasnya. (*)
Posting Komentar untuk "Target Bebas Hukum, Kepala SMAN dan Komite Dapat Pelatihan Manajemen Mutu Sekolah"