Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cegah Kebakaran Padat Pemukiman , Gus Barra  Bina Relawan Warga dan Bantu Sarana Damkar 

MOJOKERTO, WartaTransparansi.com –  Pemkab Mojokerto menggelar pembinaan dan pembentukan relawan pemadam kebakaran kepada warga Desa Kepuhanyar Kec. Mojoanyar, yang sering terjadi  terjadi kebakaran rumah warga. Langkah ini untuk mengantisipasi adanya kebakaran di kawasan padat penduduk yang sering melanda kawasan desa setempat,  Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 7 - 8 November 2025 ini tidak hanya fokus pada pembinaan dan pembentukan relawan saja, namun juga dilengkapi dengan bantuan perangkat pemadam kebakaran yang diserahkan langsung Bupati Mojokerto. Gus Barra panggilan akrab Bupati Mojokerto menjelaskan,  penyerahan bantuan alat pemadam api itu pada kegiatan  Pembinaan dan Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) tersebut, agar masyarakat paham dan mampu memfungsikan sarana tersebut, apa bila terjadi kebakaran di kawasan pemukiman padat, sehingga bisa dicegah sejak dini, sehingga tidak sampai menimbulkan kerusahan paran serta korban jiwa. "Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pemukiman, terutama di wilayah yang sebelumnya dikategorikan rawan kumuh, atau beresiko tinggi terhadap bencana termasuk kebakaran pemukiman,"jelas Gus Barra, dikonfirmasi, saat meninjau penutupan kegiatan tersebut, Sabtu(8/11/2025)  Gus Barra menegaskan bahwa hibah alat pemadam kebakaran itu merupakan salah satu bentuk komitmen dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat, termasuk antisipasi terhadap potensi kebencanaan. Dijelaskan pPeralatan pemadam api yang diserahkan terdiri dari satu unit kendaraan pemadam api roda tiga, 35 buah alat pemadam api ringan, dan satu set jaket tahan api. Bupati Mojokerto, mengapresiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, atas peran mereka dalam keikutsertaan dalam penerapan Program Penanganan Kumuh Terpadu. Selain itu ia juga memuji peran BPBD dalam membentuk dan membina warga Desa Kepuhanyar yang kedepannya akan menjadi relawan pemadam kebakaran (REDKAR). "Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BPBD yang juga ikut serta dalam  menangani program penanganan kumuh terpadu, kami juga mengapresiasi kepada BPBD atas terbentuknya relawan REDKAR, relawan pemadam kebakaran, nanti harus dibekali dengan pengetahuan terkait untuk menanggulangi kebakaran,"tambahnya. Menurut  Gus Barra, Program Penanganan Rumah Kumuh Terpadu sendiri merupakan program dari pemerintah provinsi Jawa Timur. Di dalam program itu juga memuat tentang fasilitas-fasilitas umum yang menjadi sorotan penting, salah satunya penanganan bencana kebakaran. Secara terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin menjelaskan bahwa sebelumnya pada hari Minggu 2 November lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, berkesempatan untuk meninjau titik-titik lokasi yang menjadi sasaran programnya di wilayah Kab. Mojokerto. "Program ini adalah bagian dari Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu tahun 2025, beberapa hari yang lalu sudah dikunjungi oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, jadi bapak bupati (Gus Bupati), selain fokus pada Rutilahu (rumah tidak layak huni) dan drainase, beliau juga mengarahkan agar potensi kebencanaan dipetakan dan ditindaklanjuti," pungkas Kalaksa Rinaldi.(*)

Posting Komentar untuk "Cegah Kebakaran Padat Pemukiman , Gus Barra  Bina Relawan Warga dan Bantu Sarana Damkar "