Kediri  

Rektor UNP Kediri Ingatkan Mahasiswa Baru: Aspirasi Boleh, Anarkis Jangan

Ribuan mahasiswa baru dari 21 provinsi mengikuti PKKMB UNP Kediri, Rektor Zainal Afandi tekankan pentingnya mental baja dan keutuhan NKRI.

Rektor UNP Kediri Ingatkan Mahasiswa Baru: Aspirasi Boleh, Anarkis Jangan
Rektor UNP Kediri, Zainal Afandi, berjalan bersama Dandim 0809/Kediri Letkol. Inf. Ragil Jaka Utama meninjau pelaksanaan PKKMB 2025 di Kampus UNP Kediri. (Foto: Moch Abi Madyan)

KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Rektor Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd., mengingatkan ribuan mahasiswa baru agar tidak mudah terprovokasi di tengah situasi kerusuhan di sejumlah daerah. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus 4 Mojoroto, Senin, 1 September 2025.

“Sebagai akademisi saya sangat prihatin. Aspirasi itu boleh disampaikan, tapi gunakan saluran yang dibenarkan undang-undang. Jangan berbuat anarkis, jangan mudah terprovokasi. Keutuhan NKRI harus kita jaga, NKRI harga mati,” kata Zainal.

Ia juga menyinggung karakter Generasi Z yang kerap disebut Generasi Stroberi: kreatif tapi rapuh.

“Stroberi itu menarik, warnanya indah, tapi lembek. Saya ingin adik-adik di sini punya mental baja, bukan mental kaca,” ujarnya.

Tahun ini, 1.994 mahasiswa baru resmi bergabung di UNP Kediri, berasal dari 66 kota/kabupaten di 21 provinsi. Jawa Timur mendominasi dengan 1.927 mahasiswa, disusul Nusa Tenggara Timur (19), Sumatera Selatan (14), Jambi (7), dan Jawa Tengah (4). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi favorit, dengan program studi terpopuler Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Bimbingan Konseling.

Zainal menegaskan PKKMB bukan sekadar formalitas, tetapi sarana membentuk kemandirian mahasiswa. Ia meminta kegiatan berlangsung aman dan tertib, ditengah situasi siaga 1 di Kediri, akibat adanya kerusuhan disejumlah titik pemerintahan, dan kepolisian.

“Selesai maksimal pukul 16.00 WIB, jangan sampai larut malam. Malam hari tidak boleh ada kegiatan,” katanya.

PKKMB bertema “Digjaya Nusantara – Dari Bhumi Kadhiri untuk Nusantara” akan berlangsung hingga 5 September. Puncak acara ditandai dentuman gong oleh Rektor bersama Ketua YPLP PT PGRI Kediri, Dr. Ir. Juli Sulaksono, M.Kom.

Penulis: Moch Abi Madyan