“Kita akan perbaiki semuanya. Kita anggarkan lagi dan akan langsung kita perbaiki,” ujarnya.
Eri juga menyampaikan pesan agar warga menjaga fasilitas umum yang merupakan milik bersama. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai.
“Saya minta tolong untuk dijaga fasilitas umum karena ini adalah milik warga,” pesannya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya akan meniadakan sementara kegiatan yang mengundang keramaian, seperti Car Free Day di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan Surabaya untuk menjaga kondusifitas.
“Car Free Day kita tiadakan dulu karena kita ada pembersihan-pembersihan. Kita jaga begitu sebenarnya sampai kita lihat kondisi,” ungkapnya.
Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa ekonomi Surabaya harus tetap bergerak. Upaya pembersihan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan aktivitas warga, termasuk perekonomian, tidak terganggu.
“Ini untuk meyakinkan bahwa Surabaya guyup rukun gotong-royong bangun bareng-bareng,” tukasnya. (*)