Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi berharap, program GPM bisa mengurangi kemiskinan di Kota Surabaya. Menurutnya, permintaan beras medium juga banyak dibutuhkan oleh masyarakat pada saat ini.
Di program GPM serentak kali ini, Pemkot Surabaya mendistribusikan sebanyak 10 ton beras SPHP di Kecamatan Wonokromo. Selain itu, pemkot bersama Provinsi Jatim dan TNI juga membagikan 125 sak beras gratis untuk masyarakat.
“Tadi Bu Gubernur juga menyampaikan kepada Bulog agar memperbanyak beras SPHP. Lalu sepertinya gula dan minyak kan juga dari Bulog, maka dari itu tadi Bu Gubernur menyampaikan agar pendistribusiannya (dilancarkan),” kata Eri.
Adanya program ini, sejumlah warga merasa terbantu. Selain mendapatkan beras harga terjangkau, warga juga mendapatkan beras gratis.
Salah satunya adalah Abdul Syukur, ia mengaku, program ini sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Senang, bisa meringankan perekonomian. Dapat beras dua sak gratis tadi, masing-masing 5 kilogram,” ujarnya.
Selain Abdul, ada juga Ririn yang merasa terbantu adanya program GPM ini. Warga Ngagel, Kecamatan Wonokromo itu berharap, program ini bisa digelar secara berkala oleh pemerintah ke depannya.
“Alhamdulillah terbantu sekali, semoga harga sembako bisa diturunkan lagi biar lebih terjangkau ke depannya,” imbuhnya.
GPM ini juga dihadiri oleh Mendagri Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Dirut Bulog Mayjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani melalui daring terpusat di Jakarta. (*)