Minggu, 25 Februari 2024
25 C
Surabaya
More
    OpiniPojok TransparansiMewujudkan Umroh Impian

    Mewujudkan Umroh Impian

    Oleh Dr. Muchamad Taufiq, S.H.,M.H., CLMA

    Alhamdulillah, Allah Maha Besar yang telah berkenan mengundang sepasang hamba yang fakir ke tanah sucinya untuk berumroh. Saya dan istri adalah butiran pasir ditengah luasnya gurun. Kami bagaikan titik buih diluasnya samudera membentang.

    Sebagai seorang juris, tidaklah gegabah untuk menentukan sebuah travel yang akan mengantar sebuah perjalanan ibadah. Menunaikan umroh (haji kecil) adalah sebuh perjalanan spiritual. Tidaklah semudah menentukan biro untuk sekedar wisata.

    Umroh membutuhkan persiapan yang matang dan meyakinkan. Agar kelak ibadah kita terlaksana dengan tumakninah, dan nyaman karena biro perjalanannya amanah dan profesional. Selanjutnya saya akan berbagi tips memilih biro perjalanan yang aman dan amanah ditengah menjamurnya bisnis travel umroh dan berkelindannya segala problematika yang mengiringinya.

    Pertama, Apakah owner (pemilik) travel ikut langsung memimpin rombongan perjalanan (karom) umroh. Nilai positif yang bisa didapat para peserta umroh (jamaah) bahwa ketika terjadi permasalahan ditengah perjalanan maka akan cepat dalam pengambilan keputusan. Kecil kemungkinan jika owner yang ikut serta akan menelantarkan diri dan jamaahnya.

    Kedua, profil karom. Saya menganggap ketika karom seorang dokter sangatlah strategis. Perjalanan umroh membutuhkan ketahanan fisik yang baik. Permasalahan kesehatan yang timbul selama umroh akan dengan mudah teratasi. Kecuali telah disediakan tenaga medis yang memadai, maka tips memilih karom seorang dokter adalah alternatif pilihan cerdas.

    Baca juga :  Mengenang Wartawan Sakti Sawung Umbaran : Menghadap Ilahi Rabbi Selepas Salat Maghrib

    Ketiga, referensi media sosial (medsos) sarana promosi. Kita bisa menelusuri jejak digital
    promosinya. Bonaviditas dan kualitas profesionalismenya dapat kita ukur dari medsosnya.

    Kontinuitas tampilan medsos menentukan jam terbang sebuah perusahaan travel umroh. Jenis tayangan medsos juga dapat digunakan menentukan kualiitas aktivitasnya dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah.

    Keempat, harga paket umroh. Jangan mudah tergiur dengan harga yang murah. Jangan pernah tertipu oleh kemudahan pembayaran. Hal pokok adalah jangan pernah melakukan pembayaran biaya paket umroh melalui rekening yang bukan atas nama perusahaan yang resmi. Lakukan cek dan recek dengan cermat.

    Harga membawa rupa, gali dengan detail rencana realisasi pelayanan dan fasilitas. Semakin terbuka sebuah travel umroh memberikan penjelasan fasilitas pelayanan, semakin menunjukkan kejelasan kualitas fasilitas, demikian sebaliknya. Bukankah nama hotel dan jarak hotel ke masjid Nabawi atau ke Kabah dapat ditelusuri melalui goggle maps?

    Kelima, rundown acara. Biasanya travel juga menawarkan paket plus wisata. Cermati urutan acaranya.

    Mengingat umroh adalah termasuk perjalanan ibadah maka alangkah lebih baiknya penataan fokus beribadah memnjadi prioritas. Ini memang tentang selera. Namun saran saya, plus wisata itu sebaiknya dilakukan diawal.

    Setelah melakukan paket tour wisata maka jamaah dafat memfokuskan diri pada ibadah umroh. Setelah menjalankan ibadah umroh langsung perjalanan pulang.

    Baca juga :  Mengenang Wartawan Sakti Sawung Umbaran : Menghadap Ilahi Rabbi Selepas Salat Maghrib

    Bukankah barakah umroh telah ditunggu oleh keluarga dan kerabat di kampung halaman?
    Keenam, fasilitas pelayanan rotasi penerbangan, hotel dan logistik dan admnnistrasi selama perjalanan.

    Cermati bagaimana pihak travel akan melayani rotasi tas bagasi kita. Hal itu penting sehingga perjalanan umroh kita menjadi nyaman. Siapa profile tour leader di masing-masing kota tujuan serta profile pemandu ibadah (muthawif).

    Setidaknya masing-masing mereka haruslah memiliki dasar-dasar leaderships serta dasar andragogic. Mengingat tour ini berbayar yang tidak murah dan pesertanya adalah para orang dewasa (terlebih jika ada anak-anak didalamnya).

    Ketujuh, kualitas manasik. Manasik memiliki kedudukan yang sangat penting dalam perjalanan ibadah umroh. Mengingat rangkaian umroh ini juga mendasarkan pada rukun dan syaratnya.

    Secara keseluruhan senantiasa berharap keridaan Allah SWT. Sehingga ketepatan dalam melaksanakan ibadah agar sesuai dengan rukun dan syarat umroh menjadi penting. Umroh ibarat sebuah proses pelantikan dihadapan Sang Pencipta di tempat yang telah ditentukan-Nya.

    Makna mabrur adalah terciptanya sebuah pembiasaan dan perubahan sikap dan perilaku menjadi yang lebih baik pasca ibadah umroh. Maka memahami dan mengerti ilmu tentang umroh menjadi kebutuhan.

    Terobosan travel untuk menggunakan alat bantu dengar (headset) bagi masing-masing jamaah yang difasilitiasi oleh pihak travel selama menjalankan ibadah umroh merupakan langkah strategis di era kemajuan teknologi.

    Baca juga :  Mengenang Wartawan Sakti Sawung Umbaran : Menghadap Ilahi Rabbi Selepas Salat Maghrib

    Demikian pula pilihan paket plus wisata juga perlu diperhatikan. Alangkah bijaksana jika paket wisata itu memberikan kontribusi langsung pada pelaksanaan umroh. Artinya tujuan wisata memberikan korelasi sejarah terhadap rangkaian ibadah sehingga semakin memantapkan diri dalam menjalankan ibadah umroh.

    Misalnya, plus wisata ke negara Turki. Disini Sejarah peradaban Islam disajikan. Kebesaran era Turki Usmani diabadikan. Barang-barang sejarah keislaman disajikan di museum yang luar biasa besarnya. Serta keindahan hasil arsitektur masjid yang memadukan asia dan eropah.

    Berbekal enam tips pokok dan dapat dikembangkan dengan aspek yang lain, akan memberikan hal positif bagi calon jamaah umroh. Itulah dasar saya menjatuhkan pilihan pada Saudin Tour and Travel- PT. Quba Wisata Utama di Batu- Malang.

    Roadmap perjalanannya adalah berangkat dari bandara Abdul Rachman Saleh Malang menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Selanjutnya Menggunakan maskapai penerbangan Saudi Arabia Airlines menuju Jeddah (Bandara King Abdul Aziz) dilanjutkan ke Turki (Bandara Istanbul).

    Setelah menginap selama tiga hari di Turki selanjutnya menggunakan maskapai
    penerbangan Turkie Airlines menuju Jeddah dan dilanjutkan ke Madinah al munawaroh.

    Setelah tiga hari di Madinah, menggunakan kereta cepat menuju Makkah al mukarramah untuk melakukan umroh yang pertama dengan mengambil miqot di Bir Ali.

    *) Penulis adalah Akademisi ITB Widya Gama Lumajang

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan