Fuad menambahkan, setelah kompetisi ini, kita bangun iklim kolaborasi sekolah-sekolah yang menjadi pemenang bisa berbagi pengalaman dan bisa berbagi hal-hal positif kepada sekolah lain.
Pada kesempatan tersebut Fuad menjelaskan pula bahwa, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, atau akrab disebut Mas Bup memberikan apresiasi kepada para siswa/siswi yang berprestasi. Jika nanti ada wakil dari Kabupaten Kediri yang berhasil merebut juara ditingkat provinsi bahkan Nasional akan diberikan penghargaan khusus.
“Saat ini Mas Bupati fokus pada kondisi anak-anak yang kurang mampu, yang sangat dikhawatirkan bisa mengalami putus sekolah,” jelasnya
“Untuk menghapus angka putus sekolah di Kabupaten Kediri Mas Dhito sapaan akrabnya telah menyiapkan beasiswa prestasi dan anak tidak mampu melalui GNOTA, jadi sudah tidak ada alasan lagi bagi siswa untuk tidak melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi,” terangnya.
Menurut salah satu peserta, Riangga Imanuel, dari SMPN 2 Ngancar, mengaku punya target juara pada ajang kali ini. Persiapannya, selama 1 minggu giat berlatih untuk membentuk kekompakan.
“Walaupun persiapannya terbatas, namun tetap targetkan juara mewakili Kabupaten Kediri ditingkat Provinsi maupun Nasional,” ungkapnya. (*)





