Selasa, 7 Februari 2023
24 C
Surabaya
More
    Pojok TransparansiMasa Depan Sepakbola Indonesia, “Berebut” Piala Dunia (5)

    Masa Depan Sepakbola Indonesia, “Berebut” Piala Dunia (5)

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Piala Dunia U-20 semakin menjadikan PSSI lebih seksi dan bergengsi. Sebab prestasi memang belum mendunia, bahkan belum menembus Asia, kecuali semi final Asian Games di Seoul Korea Selatan, maka kesempatan mengukir sejarah prestasi dunia dan pergelaran level dunia, ketika menjadi tuan rumah di 6 stadion yang sudah disahkan oleh FIFA menjadi rebutan banyak pihak.

    Rebutan atau perebutan menjadi bagian terpenting pada pergelaran Piala Dunia U-20, apalagi nantinya Timnas mampu meraih prestasi spektakuler, rasanya tidak salah “berebut” Piala Dunia dengan menggoyang PSSI.

    PSSI sudah mengirimkan surat ke FIFA menyampaikan hasil Exco Emergency Meetting pada tanggal 28 Oktober 2022, surat dikirim tertanggal 1 November 2022.

    Baca juga :  Dahlan Iskan dan Tulisannya (1)

    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan masih optimis bahwa langkah PSSI ke depan sampai Piala Dunia U-20 sekitar Mei-Juni 2023, terselenggara dengan baik, tertib, aman dan timnas mampu berprestasi.

    Apalagi sebelumnya dikuatkan dengan digelar event FIFA Football for School, lalu diakhiri agenda G20.
    Sehingga mampu memastikan keamanan sepakbola Indonesia secara khusus. Kemudian nanti di Bali pada tanggal 11 November 2022, Presiden FIFA akan hadir dalam G-20, sekaligus menyatakan bahwa Indonesia adalah tempat yang aman untuk acara internasional dan siap memulai liga.

    Tentu saja dalam waktu dekat ini semua pecinta sepakbola, harus sabar menunggu ke mana para pemangku kepentingan di sepakbola membawa pola pembinaan, tata kelola sepakbola modern, aman dan nyaman, pencapaian prestasi internasional, terutama tata kelola keamanan stadion dari potensi “kemarahan” suporter, menjadi kesadaran suporter.

    Baca juga :  Dahlan Iskan: Saya Tidak Pernah Absen Menulis (2 habis)

    Akankah PSSI benar-benar tergoyang, dari permainan pihak luar yang ingin menduduki jabatan dan mengatur federasi sepakbola di tanah air, dengan membonceng Tragedi Kanjuruhan (baca, Tsunami Kanjuruhan).

    Akankah Piala Dunia U-20 sebagai tonggak sejarah, masa depan sepakbola Indonesia akan mencapai dan meraih prestasi membanggakan dengan merobohkan kekuatan di PSSI. (Djoko Tetuko/bersambung)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan