Sabtu, 13 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoBupati Ikfina : Pendataan Regristrasi Sosial Ekonomi 2022 Tentutan Nasib Jutaan Orang

    Bupati Ikfina : Pendataan Regristrasi Sosial Ekonomi 2022 Tentutan Nasib Jutaan Orang

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengingatkan kepada petugas pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi tahun 2022, mampu melaksanakan tugas secara professional. Pasalnya Hasil dari pendataan awal ini akan digunakan banyak pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menentukan tindakan mengentas masyarakat dari status kemiskinan.

    Hasil pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022 yang diadakan BPS Kab. Mojokerto ini, selain akan digunakan banyak pihak, bisa menentukan nasib jutaan orang. Untuk itu petugas pendataan harus benar-benar kerja secara professional,”pinta Bupati Ikfina, pada 1.813 petugas pendataan yang mendapat pelatihan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022 yang diadakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Mojokerto, Senin (10/10) sore.
    Menurut Bupati Ikfina, data-data yang akan anda kumpulkan nanti, akan menentukan nasib jutaan orang yang saat ini ada dalam status miskin dan miskin ekstrem, nasib mereka ada di tangan anda semua. Karena hasil dari pendataan awal ini, data akan digunakan banyak pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menentukan tindakan mengentas masyarakat dari status kemiskinan.

    Baca juga :  Pj Wali Kota Mojokerto Sidak Layanan Kesehatan Saat Libur Lebaran

    “Dengan berbekal data awal dari anda ini nanti, kami pemerintah daerah akan bisa melakukan intervensi terhadap percepatan pengurangan angka kemiskinan secara tepat sasaran,” jelas Bupati Ikfina.

    Dengan data yang lebih rinci hingga kondisi keluarga yang masuk dalam lingkaran kemiskinan, Bupati Ikfina berharap, bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah nanti berupa modal usaha.

    “Jika bantuannya berupa bantuan pangan, ini pasti habis. Kalau kita tahu kondisi kemiskinannya seperti apa, kita akan bisa petakan, dan merubah bantuan itu berupa bantuan modal usaha. Sehingga mendorong keluarga yang masih dalam status miskin, bisa mandiri dari segi ekonomi dan terlepas dari status miskin,” tegas Ikfina.

    Bupati Ikfina berharap, dengan proses pendataan awal yang tetap dan akurat, juga bisa menghapus inclusion error. Karena data yang ada saat ini masih ada inclusion error, jadi yang seharusnya dan layak dapat bantuan, malah tidak dapat bantuan. Kalau pendataan awalnya tepat, inclusion error ini bisa tuntas.

    Baca juga :  Polres Mojokerto Bantu Bajai Mogok Saat Perjalanan Jakarta –Banyuwangi

    Untuk itu, lanjut Bupati Ikfina, para calon petugas pendataan awal REGSOSEK bisa mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Hal ini tentunya akan menjadi bekal para calon petugas pendataan awal REGSOSEK untuk menjalankam tugas dengan profesional.

    “Tolong pelatihan ini diikuti dengan baik dan sunggug-sungguh. Kita ini sudah ditarget oleh pemerintah pusat, di akhir 2024 nanti, Indonesia zero kemiskinan,” pungkas Bupati Ikfina. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Reporter : Gatot Sugianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan