Selasa, 16 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoWalikota Mojokerto Ika Puspitasari Apresiasi Laskar Jalur Rempah 2022

    Walikota Mojokerto Ika Puspitasari Apresiasi Laskar Jalur Rempah 2022

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) –  Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan apresiasi atas dipilihnya Kota Mojokerto untuk kedua kali sebagai bagian dari Muhibah Budaya Jalur Rempah.

    Ia mengatakan, animo masyarakat Kota Mojokerto akan Muhibah Budaya Jalur Rempah ini bukan tanpa sebab. Mengingat, Bumi Mojopahit ini juga terhubung dengan Jalur Rempah Nusantara.

    Hal tersebut dikatakan Walikota Mojokerto saat penutupan program Muibah Budaya Jalur Rempat itu di Sabda Krida Tama Rumah Rakyat, Kota Mojokerto, Sabtu. Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

    “Mojokerto ini dialiri oleh 7 sungai besar. Salah satunya adalah Sungai Berantas. Di mana, berdasarkan literasi sejarah, ada dermaga yang ada di sana yang berarti Mojokerto juga berada di Jalur Rempah yang juga terhubung dengan jalur budaya lainnya,” ujarnya.

    Baca juga :  Sekdaprov Adhy Harapkan Pengungkapan Nilai Luhur yang Terpendam di Jatim

    Hasil dari tapak sejarah itu, terang Walikota yang akrab disapa Ning Ita tersebut, dapat dilihat dari banyaknya potensi rempah di Mojokerto. Potensi tersebut kemudian telah banyak dikembangkan dalam makanan, minuman, ataupun batik di kota ini.

    “Ini juga merupakan peluang bagi UMKM. Di tahun kedua ini, kami bersyukur dengan Covid-19 yang sudah sangat terkendali. Baru saja kami merayakan Hari Jadi Mojokerto ke-104 dan puluhan ribu masyarakat hadir berpartisipasi secara langsung. Semoga ini juga menjadi pemantik untuk ekonomi masyarakat level bawah,” harapnya.

    Sebagai informasi, program Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 digagas oleh Kememdikbudristek melalui Dirjen Kebudayaan. Diikuti oleh 147 laskar rempah yang merupakan generasi muda terpilih dari 34 provinsi Indonesia, program ini berlangsung 32 hari dan berakhir 2 Juli 2022.

    Baca juga :  Sekdaprov Adhy Harapkan Pengungkapan Nilai Luhur yang Terpendam di Jatim

    Laskar rempah berangkat dari Surabaya menyusuri Makassar, Bau-Bau, Ternate, Banda, dan Kupang. Barulah setelahnya, mereka berlayar kembali ke Surabaya melalui perairan Sumbawa dan Bali. (gia)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan