Kediri  

Datangi Lokasi Pembacokan, Bupati Kediri Bujuk Korban Luka Mau Dirawat di Rumah Sakit

Datangi Lokasi Pembacokan, Bupati Kediri Bujuk Korban Luka Mau Dirawat di Rumah Sakit
Bupati Kediri Langsung Menelepon Direktur RSU Simpang Lima Gumul Tony Widyanto

Kepala Desa Pojok Darwanto menyampaikan, dalam kejadian itu, ada sepuluh orang yang menjadi korban, tiga diantaranya meninggal. Dari tujuh orang yang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, empat orang memilih pulang.

“Tiga orang yang masih dirawat di rumah sakit orang tuanya (pelaku) bapak, ibu, sama adik. adiknya yang saat ini kritis,” tuturnya.

Disampaikan, dari informasi yang dia terima, pagi harinya pelaku sempat cek cok dengan ibunya. Kemudian, kejadian pembacokan terjadi siang hari. Pelaku mengamuk dengan posisi membawa sabit.

“Jadi siapapun yang ada itu dibabat, yang melerai pun ikut dibabat,” paparnya.

Sementara itu, Nurkholis, Ketua RT 41 yang rumahnya tidak jauh dari tempat tinggal pelaku, menyampaikan kejadian terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Dia waktu itu juga sempat dikejar-kejar pelaku dengan membawa sabit.

“Kejadiannya cepat, paling tidak sampai lima belas menit. Kesehariannya orangnya tertutup,” urainya.

Sebagaimana diketahui, usai kejadian pembacokan itu, pelaku berisial R,35 diamankan polisi. Sementara, tujuh korban luka dilarikan ke RS Surya Melati, sedang tiga korban meninggal dibawa ke RS Bhayangkara Kediri. Tiga korban meninggal yakni Trinah, Siti Mujayanah dan Aziz malam harinya langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Pojok. (Abi)