Kediri  

Strategi Produsen Tahu di Kota Kediri Siasati Mahalnya Harga Kedelai

Strategi Produsen Tahu di Kota Kediri Siasati Mahalnya Harga Kedelai
Terlihat seorang karyawan sedang memproses pembuatan Tahu Takwa "Populer" berlokasi di Gang IV, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren Kota Kediri

Langkah yang diambil lainya yakni tidak menaikkan harga tahu takwa yang dibuatnya. Guna menekan kerugian, dirinya mengurangi takaran kedelai setiap kali memasak tahu.

“Saya jualnya di pasar itu untuk harga tahu Rp. 900 per potong. Memang ada pelanggan yang bertanya tekstur tahu kurang padat dan saya Jelaskan. Kemudian mereka mengerti. Sengaja tidak menaikkan harga tahu, sebab pelanggan bisa jadi lari ke tempat lain,”urainya.

Untuk penjualan tahu yang diproduksinya, Rini, sapaan akrabnya menjual ke luar Kota Kediri. Ia sudah punya pelanggan tetap untuk menampung produksinya untuk dijual ke sejumlah pedagang pengecer lainnya. Ungkapnya.

Terpisah, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan, pihaknya berharap Kementerian Perdagangan bisa membuat terobosan sehingga harga kedelai bisa turun.

“Kami berharap kementerian terus bekerja untuk paling tidak bisa menurunkan harga kedelai sampai ke daerah. Jadi, kami akan komunikasi dengan pusat, Kemendag, agar bisa memberikan bantuan dalam bentuk entah itu transpor atau apa, sehingga harganya tidak terlalu melonjak,”katanya.

Walikota yang akrab disapa Mas Abu menambahkan, di wilayah Kota Kediri pemilik UMKM tahu masih tetap beroperasi seperti biasa. Dirinya mengajak masyarakat agar tetap mendukung usaha tahu di Kediri, dengan cara tetap membeli lauk tahu.

“Stoknya aman, distribusi semua aman, cuma harganya saja. Sambil berdoa, berharap dari pusat segera bergerak sehingga bisa stabil lagi,” Pungkasnya. (abi)